BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:08 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Minggu, 26 Jul 2026 22:31 WIB

Mitos Durian dan Kolesterol: Fakta yang Perlu Diketahui

26 Jul 2026, 22:31 WIB 62x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
B
Bagas Prakoso 62x dibaca · 3 menit baca
Ilustrasi. Tak sedikit orang membatasi konsumsi durian karena dianggap dapat memicu naiknya kadar kolesterol. Benarkah durian mengandung kolesterol? (iStockphoto/Arayabandit)
Ilustrasi. Tak sedikit orang membatasi konsumsi durian karena dianggap dapat memicu naiknya kadar kolesterol. Benarkah durian mengandung kolesterol? (iStockphoto/Arayabandit)

Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi banyak orang di Indonesia, menikmati durian saat musimnya adalah sesuatu yang sangat dinanti. Rasa manis dan tekstur lembutnya membuat para penggemar durian sering mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup banyak. Namun, di balik kenikmatannya, durian sering menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait dengan peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh.

Apakah durian benar-benar mengandung kolesterol? Masih banyak orang yang percaya bahwa mengonsumsi durian dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Namun, fakta menunjukkan bahwa durian tidak mengandung kolesterol. Meskipun buah ini memiliki lemak, lemak yang terdapat dalam durian adalah lemak tak jenuh tunggal yang justru memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.

Kandungan Nutrisi Durian

Lemak tak jenuh dalam durian dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) dalam darah. Jika dikonsumsi dengan bijak, durian dapat berkontribusi pada kesehatan jantung dan pembuluh darah, serta membantu menjaga kadar gula darah.

Ali Khomsan, dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) Universitas IPB, menjelaskan bahwa durian bukanlah penyebab langsung dari kolesterol tinggi pada orang yang sehat. "Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, Anda tetap harus berhati-hati saat makan durian. Tetapi jika Anda sehat, durian tidak akan tiba-tiba memicu kolesterol tinggi," ungkapnya.

Menurutnya, kolesterol tinggi umumnya disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang dalam jangka panjang, yang dapat membuat seseorang lebih sensitif terhadap berbagai jenis makanan dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. "Jika Anda sehat, nikmati saja duriannya. Tetapi jika dokter Anda mengatakan kolesterol Anda tinggi, maka Anda tetap harus berhati-hati dalam mengonsumsi durian dan membatasi asupan Anda," tambahnya.

Nutrisi dan Manfaat Durian

Durian mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti serat, protein, vitamin C, dan kalium. Berikut adalah kandungan nutrisi dalam satu cangkir (243 gram) durian:

  • Kalori: 357
  • Karbohidrat: 66 gram
  • Lemak: 13 gram
  • Sert: 9 gram
  • Protein: 4 gram
  • Vitamin B6: 38 persen dari kebutuhan harian
  • Vitamin C: 80 persen dari kebutuhan harian
  • Folat: 22 persen dari kebutuhan harian
  • Mangan: 39 persen dari kebutuhan harian
  • Kalium: 30 persen dari kebutuhan harian
  • Magnesium: 18 persen dari kebutuhan harian
  • Niasin: 13 persen dari kebutuhan harian
  • Riboflavin: 29 persen dari kebutuhan harian
  • Tembaga: 25 persen dari kebutuhan harian
  • Tiamin: 61 persen dari kebutuhan harian

Durian juga mengandung senyawa polifenol dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan kuat, membantu menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel. Selain itu, kulit durian juga memiliki manfaat, dengan kandungan antibakteri yang dapat membantu melawan infeksi.

Meski durian memiliki segudang manfaat, konsumsinya tetap harus dalam batas wajar. Terlalu banyak mengonsumsi durian dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan masalah kesehatan lainnya. Selain itu, mengonsumsi durian bersamaan dengan alkohol tidak disarankan, karena senyawa sulfur dalam durian dapat mengganggu enzim pencernaan yang memecah alkohol, berpotensi menyebabkan muntah atau keracunan alkohol.

Dengan demikian, durian tidak mengandung kolesterol dan dapat dinikmati dengan bijak tanpa perlu khawatir akan dampak negatifnya terhadap kadar kolesterol.