Warga yang tinggal di Condet, Jakarta Timur, mulai merasakan dampak positif dari layanan air minum perpipaan yang disediakan oleh PAM Jaya. Dengan adanya layanan ini, mereka tidak hanya mendapatkan air dengan kualitas yang lebih baik, tetapi juga mengalami penghematan dalam pengeluaran rumah tangga.
Salah satu penduduk, Darkat, menyatakan bahwa air yang diterima dari PAM Jaya jauh lebih baik dibandingkan dengan air sumur yang biasa mereka gunakan. Ia menjelaskan bahwa air sumur di daerahnya seringkali berwarna kekuningan. "Air PAM sekarang cukup bagus, jernih dan saya merasa puas. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning," ujarnya pada Kamis (11/6/2026). Darkat juga menambahkan bahwa penggunaan air perpipaan ini membantu mengurangi biaya bulanan rumah tangganya, karena kebutuhan listrik untuk memompa air tanah menjadi berkurang.
Kepuasan Warga terhadap Kualitas Air
Warga lainnya, Siti Nur, juga menyatakan kepuasannya terhadap layanan yang diberikan. Ia menyebutkan bahwa air yang mengalir dari PAM Jaya cukup jernih untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak mengalami gangguan dalam distribusi. "Air PAM bagus, bening, jernih untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp50 ribu sebulan," kata Siti.
Target Perluasan Jaringan Air Bersih
PAM Jaya saat ini sedang berupaya untuk memperluas jaringan perpipaan di berbagai wilayah Jakarta dengan target mencapai cakupan layanan 100 persen pada tahun 2029. Perluasan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap air tanah. Pengurangan penggunaan air tanah sangat penting, mengingat eksploitasi berlebihan menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta. Oleh karena itu, pengembangan layanan air minum perpipaan merupakan langkah pemerintah untuk menyediakan akses air bersih sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air di ibu kota.