BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:09 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Jumat, 24 Jul 2026 13:19 WIB

Panduan Skrining Kesehatan Melalui BPJS Kesehatan dengan Mobile JKN

24 Jul 2026, 13:19 WIB 85x dibaca 2 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
A
Almira Rara Susanti 85x dibaca · 2 menit baca
Ilustrasi. Sebaiknya lakukan skrining kesehatan secara berkala di BPJS Kesehatan. Cara melakukannya mudah, bisa lewat aplikasi ponsel pintar Mobile JKN. (Dok. BPJS Kesehatan)
Ilustrasi. Sebaiknya lakukan skrining kesehatan secara berkala di BPJS Kesehatan. Cara melakukannya mudah, bisa lewat aplikasi ponsel pintar Mobile JKN. (Dok. BPJS Kesehatan)

Skrining kesehatan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan merupakan layanan pemeriksaan awal yang berbasis kuesioner dan harus dilakukan secara rutin oleh peserta JKN. Untuk memudahkan peserta, skrining ini kini dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi Mobile JKN.

Proses skrining melibatkan pengisian data diri dan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi kesehatan. Peserta diharapkan mengisi informasi dengan jujur agar fasilitas kesehatan dapat melakukan asesmen kesehatan secara tepat saat peserta berobat.

Manfaat Skrining Kesehatan

Melalui skrining ini, peserta JKN dapat mengetahui risiko penyakit kronis yang mungkin dapat ditangani lebih awal, seperti diabetes melitus tipe 2, hipertensi, penyakit ginjal kronis, dan penyakit jantung koroner. Dengan demikian, peserta dapat mengambil langkah pencegahan yang diperlukan.

Cara Melakukan Skrining Kesehatan di Mobile JKN

Untuk melakukan skrining kesehatan dengan mudah melalui ponsel, peserta dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka aplikasi Mobile JKN (pastikan aplikasi sudah diperbarui ke versi terbaru).
  • Login menggunakan akun BPJS Kesehatan Anda.
  • Pilih menu lainnya dan klik "Skrining Riwayat Kesehatan".
  • Masukkan nomor kartu BPJS di aplikasi dan klik "pilih".
  • Peserta akan diminta untuk mengisi pertanyaan yang ditampilkan.
  • Isi berat dan tinggi badan:
    • Berat badan (kg): masukkan angka terkini, misalnya 60 atau 61,5.
    • Tinggi badan (cm): masukkan tinggi badan tanpa alas kaki, misalnya 160.

Sistem akan secara otomatis menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) berdasarkan data yang dimasukkan. Interpretasi IMT adalah sebagai berikut:

  • Kurus: 18,5
  • Normal: 18,5-24,9
  • Gemuk: 25,0-29,9
  • Obesitas: ≥ 30,0

Peserta diwajibkan untuk menjawab semua pertanyaan dengan benar dan jujur, sesuai dengan kondisi masing-masing tanpa rekayasa. Setelah itu, klik simpan untuk mendapatkan laporan hasil skrining kesehatan.

Peserta juga dapat meninjau kembali hasil skrining untuk mengetahui risiko penyakit yang ada. Dari hasil tersebut, peserta dapat melanjutkan dengan layanan kesehatan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Data yang dimasukkan akan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk mendukung layanan kesehatan.

Pastikan untuk selalu memeriksa keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan agar dapat mengakses layanan kesehatan kapan saja diperlukan.