BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 07:07 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Sabtu, 18 Jul 2026 18:50 WIB

Pangan, Energi, dan UMKM: Pilar Utama Ekonomi Indonesia

18 Jul 2026, 18:50 WIB 79x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
N
Nadia Stevani Putri 79x dibaca · 2 menit baca
Foto: Edi Yusuf
Foto: Edi Yusuf

Ketahanan pangan, pengembangan sektor energi nasional, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai sebagai elemen kunci untuk memperkuat ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian yang terjadi di tingkat global. Berbagai inisiatif strategis yang diluncurkan oleh pemerintah juga dianggap berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang kerja baru.

Modal Kuat Menghadapi Tantangan Global

Pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Bimbingan Teknis Anggota DPRD se-Indonesia, dan Milad Ke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) di Jakarta, Pelaksana Tugas Ketua Umum PBB, Yuri Kemal Fadlullah, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi yang kuat untuk menghadapi tantangan ekonomi global melalui pengembangan sektor pangan dan energi, serta penguatan ekonomi kerakyatan. “Menghadapi tantangan ekonomi global, Indonesia memiliki modal kuat melalui pembangunan ketahanan pangan, pengembangan energi nasional, serta berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai memberi manfaat bagi jutaan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ungkap Yuri.

Gerakan Semut untuk Pemberdayaan Ekonomi

PBB juga memperkenalkan Gerakan Semut, sebuah inisiatif solidaritas ekonomi yang bertujuan untuk mendorong penggunaan produk lokal dan memperkuat pelaku UMKM. Program ini mencakup pendampingan hukum bagi masyarakat, edukasi hukum, pemberdayaan ekonomi, serta pelatihan keterampilan bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas masyarakat. Yuri menegaskan bahwa PBB akan terus mendukung pemerintah dan siap mengawal pelaksanaan berbagai program agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. “Perda yang berpihak pada rakyat kecil, pengawasan anggaran yang jujur, kehadiran yang konsisten setiap hari bukan hanya saat kampanye itulah yang akan membawa PBB menang,” tegasnya.