BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:09 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Rabu, 22 Jul 2026 19:11 WIB

Parkour untuk Lansia: Tren Kebugaran yang Meningkat di Singapura

22 Jul 2026, 19:11 WIB 94x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
N
Nadia Stevani Putri 94x dibaca · 3 menit baca
Ilustrasi. Geriatric parkour tengah diminati para lansia Singapura untuk melatih keseimbangan hingga kelincahan tubuh guna mengurangi risiko jatuh. (Getty Images/eyesfoto)
Ilustrasi. Geriatric parkour tengah diminati para lansia Singapura untuk melatih keseimbangan hingga kelincahan tubuh guna mengurangi risiko jatuh. (Getty Images/eyesfoto)

Di Singapura, parkour yang selama ini dikenal sebagai olahraga ekstrem bagi anak muda, kini menarik perhatian para lansia. Fenomena ini, yang disebut geriatric parkour, menjadi pilihan bagi lansia untuk berlatih keseimbangan dan kelincahan guna mengurangi kemungkinan terjatuh.

Menurut laporan, negara ini diperkirakan akan menjadi masyarakat super-usia pada tahun ini, di mana lebih dari 21 persen penduduknya berusia 65 tahun ke atas. Kementerian Kesehatan Singapura memperkirakan bahwa satu dari empat warganya akan berusia 65 tahun ke atas pada tahun 2030. Dengan meningkatnya populasi lansia, berbagai layanan dan aktivitas yang ditujukan untuk kelompok usia ini mulai bermunculan, termasuk kegiatan sosial dan kelas olahraga.

Latihan yang Disesuaikan untuk Lansia

Salah satu program yang diperkenalkan adalah geriatric parkour, yang dipandu oleh pelatih Tan Shie Boon sejak tahun 2017. Tan tidak mengajarkan aksi parkour ekstrem, melainkan merancang latihan yang berfokus pada kemampuan fungsional tubuh untuk membantu lansia dalam menjalani aktivitas sehari-hari, seperti melompati bangku, merangkak, berguling, dan memanjat tembok rendah. "Tujuan utama parkour adalah meningkatkan kelincahan sehingga Anda bisa bereaksi lebih cepat," jelas Tan.

Tan menambahkan bahwa kemampuan bereaksi yang cepat adalah salah satu aspek yang sering menurun seiring bertambahnya usia. Banyak lansia mengalami cedera serius akibat jatuh karena penurunan refleks dan koordinasi tubuh.

Manfaat Geriatric Parkour bagi Lansia

Salah satu peserta, Betty Boon, seorang nenek berusia 69 tahun, merasakan manfaat dari program ini. Ia mengungkapkan bahwa parkour membuatnya merasa lebih percaya diri dan mandiri. "Saat tubuh lemah, Anda akan bergantung pada orang lain. Saya merasa lebih hidup, ini seperti dunia yang benar-benar baru," ujarnya.

Parkour, pada dasarnya, adalah olahraga yang melibatkan gerakan berlari, melompat, dan melewati rintangan. Sebuah jurnal berjudul The Effect of Parkour Concept on Functional Mobility in Older Adults (2025) menunjukkan bahwa aktivitas ini menekankan kontrol tubuh dan kesadaran spasial, yang membantu meningkatkan keseimbangan, kelincahan, dan daya tahan tubuh. Konsep ini diadaptasi menjadi geriatric parkour, mengingat banyak penelitian menunjukkan bahwa gangguan keseimbangan adalah salah satu penyebab utama terjadinya jatuh pada lansia.

Berbeda dengan parkour biasa, latihan ini dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi fisik peserta. Penelitian menunjukkan bahwa latihan ini dapat membantu mempertahankan kemampuan fisik lansia. Sebuah studi yang melibatkan lansia selama 10 minggu menunjukkan bahwa latihan parkour yang dimodifikasi dapat meningkatkan kemampuan menjangkau (functional reach) dan perbaikan pada mobilitas fungsional, meskipun beberapa hasilnya belum signifikan secara statistik. Peneliti menyimpulkan bahwa geriatric parkour adalah upaya yang menjanjikan, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat dan efektivitasnya pada lansia.

Di sisi lain, pentingnya latihan pencegahan jatuh didukung oleh berbagai lembaga kesehatan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, lebih dari satu dari empat orang berusia 65 tahun ke atas mengalami jatuh setiap tahun. Jatuh menjadi penyebab utama cedera fatal dan nonfatal pada lansia, yang disebabkan oleh penurunan kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas, dan koordinasi tubuh. Dengan demikian, tujuan geriatric parkour bukanlah untuk melakukan atraksi berbahaya, melainkan untuk melatih kemampuan tubuh agar lansia lebih seimbang dan lincah dalam menjalani aktivitas sehari-hari serta mengurangi risiko jatuh.