Regional

Pasangan Penjual Kopi di Ponorogo Wujudkan Impian Haji Setelah Menabung Sejak 2005

Pasangan suami istri asal Ponorogo, yang menjalankan usaha jualan kopi, berhasil mewujudkan impian untuk berangkat haji setelah menabung dengan tekun sejak tahun 2005.

B
Bima Mandala Sakti
13 April 2026 8 pembaca
Pasangan Penjual Kopi di Ponorogo Wujudkan Impian Haji Setelah Menabung Sejak 2005
Sumber gambar: surabaya.kompas.com

Pasangan suami istri penjual kopi di Ponorogo, Jawa Timur, berhasil mengabulkan impian untuk menunaikan ibadah haji setelah berusaha menabung selama hampir dua dekade. Mereka mulai menabung pada tahun 2005 dengan harapan bisa pergi ke Tanah Suci, dan akhirnya, pada bulan ini, cita-cita tersebut tercapai.

Perjalanan Menabung yang Panjang

Usaha menabung pasangan ini dimulai ketika mereka memutuskan untuk menyisihkan pendapatan dari usaha mereka yang sederhana. Setiap hari, mereka mengumpulkan uang dari hasil penjualan kopi yang mereka gelar di pinggir jalan. “Kami hanya menabung di kaleng roti, dan setiap kali ada uang lebih, langsung kami masukkan,” ujar Sukardi, sang suami.

Keterbatasan finansial yang mereka alami tidak menjadi penghalang untuk mewujudkan mimpi tersebut. Pasangan ini telah melalui berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi pendapatan hingga krisis yang mempengaruhi usaha kecil. Namun, ketekunan dan disiplin dalam menabung menjadi kunci utama bagi mereka.

Di samping itu, pasangan ini juga aktif dalam komunitas setempat, memungkinkan mereka untuk membangun relasi yang baik dan menerima dukungan dari masyarakat. “Banyak teman-teman yang ikut mendoakan dan memberikan semangat, ini juga sangat berarti bagi kami,” ucap Maria, istri Sukardi.

Realitas Menunaikan Ibadah Haji

Setelah bertahun-tahun menabung, mereka akhirnya memiliki cukup dana untuk mendaftar haji. Pada bulan ini, mereka menerima kabar baik bahwa panggilan untuk menunaikan ibadah haji telah datang. “Kami sangat bersyukur, ini adalah perjalanan yang sangat kami impikan,” lanjut Maria dengan penuh haru.

Kepada keluarga dan teman-teman, pasangan ini berbagi kebahagiaan yang mendalam. Mereka berharap perjalanan ke Tanah Suci ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membawa perubahan positif dalam hidup mereka.

Dengan tekad dan komitmen, pasangan penjual kopi ini telah memberikan inspirasi bagi banyak orang di sekitar mereka. Cerita perjalanan menabung mereka menjadi contoh nyata bahwa dengan niat dan kerja keras, impian besar sekalipun dapat dicapai. “Kami mengajak semua orang untuk tidak menyerah pada impian mereka, sekecil apapun itu,” tutup Sukardi.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait