BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 02:38 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Senin, 29 Jun 2026 08:13 WIB

PDUI Tingkatkan Peran Dokter Umum melalui Kerja Sama dengan CT ARSA

29 Jun 2026, 08:13 WIB 40x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
G
Galih Lingga Pradipta 40x dibaca · 3 menit baca
PDUI Perkuat Peran Dokter Umum lewat Kerja Sama dengan CT ARSA (CT Arsa Foundation)
PDUI Perkuat Peran Dokter Umum lewat Kerja Sama dengan CT ARSA (CT Arsa Foundation)

Jakarta, CNN Indonesia -- Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PP PDUI) telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan CT ARSA Foundation. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok prasejahtera. Acara penandatanganan MoU berlangsung bersamaan dengan pelantikan Pengurus Pusat PDUI untuk periode 2026-2029 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu, 27 Juni.

Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PP PDUI, Dr. Hartati B. Bangsa, MKK., dan Head of Corporate Communication CT ARSA Foundation, Andra Lesmana. Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi sebelumnya yang telah dilakukan melalui berbagai kegiatan bakti sosial di beberapa daerah, termasuk Muara Angke di Jakarta Utara dan Gunungkidul di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Peran Dokter Umum dalam Program Kesehatan

Andra menyatakan bahwa kontribusi dokter umum sangat penting dalam mendukung berbagai program kesehatan yang dijalankan oleh CT ARSA Foundation, terutama dalam penyediaan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia. "Sesuai dengan pilar kesehatan CT ARSA Foundation, kontribusi dokter umum sangat dibutuhkan untuk berkolaborasi dengan CT ARSA Foundation dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di seluruh Indonesia," ujar Andra. Ia juga menekankan komitmen yayasan untuk mewujudkan kesetaraan dalam pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil.

Pelantikan Pengurus Baru PDUI

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Pusat PDUI periode 2026-2029 dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr. dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H.Kes. Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Dr. Ardiansyah Bahar, M.K.M. sebagai Ketua Umum dan Dr. Hartati B. Bangsa, MKK. sebagai Sekretaris Jenderal, bersama dengan jajaran pengurus pusat lainnya yang akan menjalankan amanah organisasi selama tiga tahun ke depan.

Acara pelantikan dibuka oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., yang hadir sebagai pembicara kunci. Dalam sambutannya, Ardiansyah menegaskan bahwa periode kepengurusan 2026-2029 akan menjadi momentum untuk memperkuat posisi dokter umum sebagai tulang punggung pelayanan kesehatan primer dan mitra strategis berbagai pihak, termasuk CT ARSA Foundation.

"PP PDUI berkomitmen untuk menjadi organisasi profesi yang mampu melindungi, memberdayakan, dan memperjuangkan kepentingan dokter umum. Dengan semangat kolaborasi dan persatuan, kami ingin memastikan dokter umum memiliki posisi yang semakin kuat dalam sistem kesehatan nasional sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia," ungkap Ardiansyah.

Dengan mengusung semangat 'SATU IDI, SATU PDUI', organisasi ini menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi profesi yang adaptif dan progresif dalam memperjuangkan kepentingan dokter umum. Hal ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan primer dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem kesehatan nasional yang tangguh, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.