BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 21:51 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Rabu, 01 Jul 2026 20:23 WIB

Pelindo Luncurkan Konsolidasi Logistik BUMN untuk Efisiensi Biaya

01 Jul 2026, 20:23 WIB 2x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
I
Ilham Saputra 2x dibaca · 2 menit baca
Foto: Dok Republika
Foto: Dok Republika

PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yang lebih dikenal sebagai Pelindo, telah mengambil langkah strategis dengan mendukung konsolidasi logistik BUMN. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat integrasi rantai pasok di tingkat nasional, mengurangi biaya logistik, serta meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Melalui anak usahanya, PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), Pelindo bersama sejumlah entitas logistik BUMN menandatangani Shareholder Agreement (SHA) dan Akta Penggabungan Konsolidasi Logistik BUMN di Pos Bloc Jakarta pada hari Selasa, 30 Juni.

Inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah melalui BPI Danantara yang bertujuan untuk membangun ekosistem logistik nasional yang lebih terintegrasi. Diharapkan, konsolidasi ini mampu memperluas konektivitas distribusi di seluruh Indonesia, meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan penggunaan aset BUMN, serta memperkuat daya saing sektor logistik di tanah air.

Struktur Kepemilikan Hasil Konsolidasi

Pada tahap awal, struktur kepemilikan perusahaan hasil konsolidasi menunjukkan bahwa Pelindo Group memiliki 74,47 persen, diikuti oleh PT Pos Indonesia (Persero) dengan 9,24 persen, PT Krakatau Bandar Samudera sebesar 9,37 persen, dan 6,92 persen sisanya dimiliki oleh entitas lain. Sebagai pemegang saham mayoritas, Pelindo akan mengawasi proses integrasi hingga terbentuknya holding logistik nasional sesuai dengan roadmap yang telah ditetapkan.

Harapan Terhadap Sinergi BUMN

Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menyatakan bahwa sinergi antara pelaku logistik BUMN diharapkan dapat memperkuat konektivitas rantai pasok nasional serta meningkatkan efisiensi dalam distribusi barang. Ia menyampaikan, "Kami menyambut baik proses konsolidasi ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem logistik nasional yang lebih terintegrasi. Melalui kolaborasi yang semakin erat antar-BUMN, kami optimistis konektivitas rantai pasok nasional akan semakin kuat, biaya logistik dapat ditekan, serta layanan kepada pelanggan menjadi lebih efektif dan kompetitif."

Achmad menambahkan bahwa Pelindo akan terus memantau proses integrasi agar berjalan sesuai dengan roadmap yang telah ditetapkan, serta memperkuat sinergi dalam layanan kepelabuhanan dan logistik. Ia meyakini bahwa konsolidasi ini dapat menjadi dasar penting dalam membangun sistem logistik nasional yang lebih efisien, terintegrasi, dan kompetitif.

Penandatanganan SHA dan Akta Penggabungan menjadi langkah resmi dalam implementasi konsolidasi logistik nasional yang dihadiri oleh jajaran BPI Danantara, direksi BUMN, pemegang saham, serta para pemangku kepentingan lainnya.