BREAKING Minggu, 14 Jun 2026 02:43 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Jumat, 15 Mei 2026 12:52 WIB

Pemerintah Memperkuat Jembatan Bailey untuk Mendukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Brebes

15 Mei 2026, 12:52 WIB 11x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
T
Taufik Pranata 11x dibaca · 2 menit baca
Pemerintah Memperkuat Jembatan Bailey untuk Mendukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Brebes
Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengunjungi Jembatan Bailey yang terletak di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk memastikan akses mobilisasi material konstruksi dan alat berat yang diperlukan dalam mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di daerah tersebut.

Dody menekankan pentingnya memastikan bahwa kondisi jembatan dalam keadaan aman untuk mendukung mobilisasi kendaraan konstruksi yang membawa beban berat selama proses pembangunan. Ia menegaskan bahwa penguatan struktur jembatan sangat diperlukan, mengingat kendaraan yang akan melintas adalah kendaraan kelas berat dengan beban tinggi.

Pentingnya Penguatan Jembatan

"Memang benar, jembatan ini harus diperkuat karena yang akan lewat kendaraan-kendaraan kelas berat. Alhamdulillah sudah mulai diperkuat dan mudah-mudahan dalam beberapa hari sudah siap," ungkap Dody dalam keterangan tertulisnya. Ia juga meminta agar kondisi struktur jembatan dipantau secara rutin untuk memastikan keamanan operasional selama proses pembangunan berlangsung.

Dody menjelaskan bahwa jika terdapat perubahan atau pergerakan struktur jembatan, maka penggunaan jembatan harus dihentikan sementara untuk dilakukan perbaikan. "Ini seperti yang kita kerjakan juga di Aceh dan Sumatera Utara untuk jembatan-jembatan darurat sambil menunggu pekerjaan permanennya selesai," tambahnya.

Spesifikasi dan Fungsi Jembatan

Jembatan Bailey yang memiliki panjang 90 meter dan lebar 4 meter ini dirancang untuk menampung beban hingga 25 ton. Jembatan ini dibangun untuk mendukung akses menuju lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Brebes. Pembangunan jembatan dilakukan melalui kerja sama antara Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.

Dody juga menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut akan mendukung mobilisasi lebih dari 2.000 ton struktur rangka baja serta lalu lintas truk mixer yang diperlukan untuk pekerjaan pengecoran selama proses konstruksi berlangsung. Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi fokus utama seluruh unit organisasi di Kementerian PU sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas pemerintah di bidang pendidikan.

"Mudah-mudahan dengan penguatan jembatan ini, progres Sekolah Rakyat di Brebes bisa kembali kita kejar dan tetap selesai sesuai target Juni. Terima kasih banyak untuk teman-teman dari Direktorat Jenderal Bina Marga dan Prasarana Strategis telah bekerja sama," tutup Dody.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Brebes dilaksanakan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025–2026, dengan nilai kontrak mencapai Rp 244,69 miliar. Lingkup pekerjaan ini mencakup pembangunan kawasan pendidikan terpadu dengan total luas bangunan mencapai 27.372 meter persegi, yang terdiri dari gedung SD, SMP, SMA, asrama siswa, rumah susun guru, kantin, masjid, ruang serbaguna, dan sarana olahraga.