PASURUAN, KOMPAS.com - Pencurian kabel trafo listrik kembali terjadi di jalur Pantura, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Jumat (8/5/2026) dini hari. Dua pelaku berhasil terekam kamera CCTV saat memotong kabel trafo tanpa takut tersengat listrik, seolah-olah mereka adalah teknisi profesional. Akibat aksi tersebut, lampu penerangan jalan di sekitar lokasi pencurian menjadi padam.
Rekaman CCTV menunjukkan dua orang pelaku dengan cepat mengambil kabel dari dalam kotak trafo listrik yang terletak di tepi jalan raya Pantura, tepatnya di Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil. Mereka tampak beroperasi seolah tidak terpengaruh oleh arus listrik yang ada. Hanya sesekali mereka menghindari sorotan lampu kendaraan yang melintas.
Frekuensi Pencurian yang Meningkat
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari pegawai PLN mengenai kejadian tersebut. Pelapor mengungkapkan bahwa sejak awal tahun 2026, kasus pencurian kabel trafo di wilayah itu telah terjadi beberapa kali, dan sejumlah trafo menjadi sasaran pencurian. “Dari penuturan pelapor, sering kejadian kabel hilang. Sejak awal tahun sampai sekarang sudah beberapa kali,” jelas Iptu Joko pada Sabtu (9/5/2026).
Menurut penjelasan pelapor, petugas telah melakukan patroli rutin untuk memeriksa kondisi lampu penerangan jalan. Namun, saat kembali dari patroli, mereka menemukan sejumlah lampu penerangan jalan dari arah berlawanan dalam keadaan mati. “Saat balik patroli, waktu pulang subuh lampu sudah padam. Kemudian petugas lihat CCTV di sekitar lokasi, ternyata benar ada pencurian di trafo,” tambahnya.
Kerugian Akibat Pencurian
Dari aksi pencurian tersebut, kedua pelaku berhasil memotong empat lonjor kabel sepanjang 8 meter, dengan total kerugian mencapai Rp 10 juta. Selain kerugian material, pencurian ini juga menyebabkan pemadaman listrik di area sekitarnya. “Saat ini, petugas (polisi) masih melakukan penyelidikan. Termasuk mencari penadah atas pencurian kabel tersebut,” tutup Iptu Joko.