BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 07:08 WIB
Berita Terkini Selasa, 04 Agt 2026 23:39 WIB

--- Penemuan Jasad Tanpa Kaki di Depok Mengguncang Warga ---

04 Agt 2026, 23:39 WIB 66x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
S
Sabrina Aulia Rahma 66x dibaca · 2 menit baca
Foto: Ilustrasi. Jasad. (Dok.Detikcom)
Foto: Ilustrasi. Jasad. (Dok.Detikcom)
---TITLEEXCERPT--- Warga Pancoran Mas, Depok, terkejut setelah menemukan jasad tanpa kaki yang diduga korban mutilasi saat membakar sampah. Penemuan ini terjadi pada 4 Agustus 2026. ---CONTENT---

Jakarta - Sebuah jasad tanpa kaki yang diduga merupakan korban mutilasi ditemukan di lahan kosong di Pancoran Mas, Depok. Kejadian ini mengejutkan warga setempat ketika mereka mengetahui bahwa sampah yang dibakar ternyata berisi mayat tanpa kaki.

Seorang warga bernama Badlu (66) menceritakan bahwa pada 24 Juli 2026, ia melihat ada karung di lokasi tersebut. Awalnya, ia mengira karung itu hanya berisi sampah. "Ya dari kemarin sih, pertama ada karung situ dari tanggal 24. Dari tanggal 24 ada karung situ dikira sampah, makanya sama warga sini didiemin aja," ungkap Badlu kepada wartawan di lokasi pada Selasa (4/8).

Proses Penemuan Jasad

Badlu menjelaskan bahwa karena karung tersebut sudah berada di lokasi cukup lama, akhirnya pada Selasa (4/8) karung itu dibakar. Saat karung mulai meleleh, terlihat bagian tubuh korban. "Setelah tadi sama anak Pak Tutu, akhirnya dibakar. Setelah dibakar kan karungnya meleleh. Karungnya meleleh, terus baru kelihatan badannya, gitu," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa jasad yang terlihat hanya berupa badan dan kepala, tanpa adanya kaki yang ditemukan di lokasi. "Badan gitulah, bekas badan, kelihatan badannya gitu. Nggak kelihatan, nggak kelihatan gitu. Cuma badan sama kepala. Iya kepisah," tutupnya.

Investigasi Lanjutan

Penemuan jasad ini memicu perhatian lebih lanjut dari pihak berwenang. Saat ini, jasad tersebut sedang dalam proses autopsi di RS Polri, dan identitas korban masih belum diketahui. Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat kejahatan mutilasi yang terjadi di wilayah tersebut.