Di Pekalongan, seorang perangkat Desa Kalipancur, Rosyanto (57), ditemukan tewas di area persawahan belakang SD Negeri 1 Kalipancur pada Selasa (28/07) sekitar pukul 07.21 WIB. Penemuan jenazahnya mengejutkan warga setempat, yang kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.
Rosyanto, yang menjabat sebagai Staf Kasi Pemerintahan di Desa Kalipancur, ditemukan dalam keadaan terlentang dengan kepala terbenam di dalam lumpur. Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap seorang terduga pelaku berinisial D, yang juga merupakan warga Desa Kalipancur.
Penyelidikan dan Penangkapan Pelaku
Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Fauzi Surya Chandra, mengungkapkan bahwa terduga pelaku ditangkap sekitar pukul 11.00 WIB, bersamaan dengan pengamanan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang diamankan mencakup batu, pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian, serta perlengkapan lain yang ditemukan di lokasi kejadian.
Motif di Balik Tindak Kejahatan
Menurut hasil penyelidikan awal, terungkap bahwa korban dan pelaku tidak memiliki hubungan keluarga, meskipun mereka sudah saling mengenal cukup lama. Korban sering menitipkan sepeda motornya di rumah pelaku, sehingga mereka berinteraksi cukup sering. Dugaan sementara menyebutkan bahwa motif pembunuhan ini adalah sakit hati, di mana pelaku merasa kesal karena sering disuruh oleh korban, sehingga nekat melakukan tindakan keji tersebut.