HANOI, KOMPAS.com - Pengguna ponsel flagship, khususnya Samsung Galaxy S26 Ultra, kini tidak hanya mencoba-coba fitur kecerdasan buatan (AI), tetapi juga menggunakannya secara rutin untuk mendukung berbagai aktivitas harian. Fitur AI pada perangkat ini mulai dimanfaatkan untuk mencari informasi, mengedit foto, hingga membuat konten.
Ilham Indrawan, Senior Manager Pemasaran Produk MX Samsung Electronics Indonesia, mengungkapkan bahwa sekitar 97 persen pengguna Galaxy S26 Series telah memanfaatkan fitur Galaxy AI di perangkat mereka. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan generasi sebelumnya, di mana tingkat adopsi AI pada Galaxy S24 Series hanya mencapai 88 persen dalam tiga bulan pertama setelah peluncuran.
Peningkatan Penggunaan Fitur AI
Ilham menjelaskan bahwa peningkatan adopsi ini mencerminkan kenyamanan pengguna smartphone flagship dalam memanfaatkan AI untuk kegiatan sehari-hari, termasuk dalam pembuatan konten. Berdasarkan data internal Samsung, terdapat lima fitur Galaxy AI yang paling sering digunakan oleh pengguna Galaxy S26, yaitu: Gemini Circle, Photo Assist, Audio Eraser, Now, dan Brief.
Seiring dengan meningkatnya penggunaan AI, Samsung juga menambah jumlah fitur Galaxy AI pada Galaxy S26 Series. Jika pada generasi sebelumnya terdapat sekitar 29 fitur AI, kini jumlahnya meningkat menjadi 47 fitur. Ilham menyebutkan bahwa Photo Assist dan Audio Eraser menjadi dua fitur favorit di antara pengguna.
Peningkatan Penggunaan Fitur Kamera
Selain AI, Ilham juga mencatat adanya peningkatan penggunaan fitur kamera, baik untuk foto, video, maupun selfie, di Galaxy S26 Series. Sekitar 93 persen pengguna Galaxy S26 kini aktif menggunakan fitur kamera, meningkat dibandingkan dengan pendahulunya yang berada di kisaran 91 persen. Penggunaan fitur Pro Camera dan Pro Video juga mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dibandingkan Galaxy S25 Series.
Ilham menambahkan bahwa pengguna Galaxy S26 kini semakin ketagihan menggunakan AI, termasuk dalam proses pembuatan dan pengeditan konten secara langsung melalui ponsel. Rata-rata, pengguna Galaxy S26 Ultra menggunakan fitur pengeditan video hingga 15 kali dalam seminggu. "Jadi paling nggak sehari bisa dua kali mereka pakai video editing software untuk bisa menggunakan konten-konten yang lebih bagus lagi editingnya," jelas Ilham. "Ini menunjukkan bahwa performa yang kita hadirkan di S26 Ultra sangat mumpuni untuk video editing yang lebih advance," imbuhnya.