Jakarta, CNN Indonesia -- Mengetahui riwayat kesehatan dalam keluarga sering kali dianggap remeh. Namun, informasi mengenai penyakit yang pernah atau sedang dialami oleh anggota keluarga dapat memberikan petunjuk penting untuk menjaga kesehatan diri sendiri di masa mendatang.
Banyak penyakit tidak muncul secara tiba-tiba. Beberapa kondisi kesehatan diketahui memiliki hubungan dengan faktor genetik yang diturunkan dalam keluarga. Menurut Science Direct, pemahaman tentang riwayat kesehatan keluarga merupakan langkah awal untuk mengenali risiko penyakit dan mengambil tindakan pencegahan secepat mungkin.
Definisi Riwayat Kesehatan Keluarga
Secara sederhana, riwayat kesehatan keluarga adalah catatan mengenai kondisi kesehatan yang dialami oleh anggota keluarga, termasuk orang tua, saudara kandung, kakek-nenek, paman, bibi, hingga sepupu. Informasi ini sangat berguna bagi tenaga kesehatan untuk mengidentifikasi pola penyakit yang mungkin muncul dalam satu keluarga.
Alasan Mengapa Riwayat Kesehatan Keluarga Itu Penting
Setiap keluarga memiliki latar belakang genetik yang serupa. Selain itu, anggota keluarga biasanya juga berbagi lingkungan, pola makan, kebiasaan hidup, serta paparan terhadap faktor risiko yang sama. Mengutip MedlinePlus, kombinasi faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit tertentu dalam keluarga. Dengan memahami pola ini, seseorang dapat mengetahui apakah mereka memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit dibandingkan dengan populasi umum.
Beberapa penyakit yang sering dikaitkan dengan riwayat keluarga termasuk penyakit jantung, hipertensi, stroke, diabetes tipe 2, serta beberapa jenis kanker. Meskipun demikian, memiliki riwayat keluarga yang menderita penyakit tertentu tidak menjamin bahwa seseorang akan mengalami hal yang sama. Sebaliknya, individu tanpa riwayat keluarga juga bisa terkena penyakit tersebut. Riwayat kesehatan keluarga hanya menjadi salah satu faktor yang membantu dalam memetakan tingkat risiko.
Salah satu keuntungan utama dari mengetahui riwayat kesehatan keluarga adalah kesempatan untuk melakukan deteksi dini. Misalnya, seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker payudara atau kanker usus besar mungkin disarankan untuk menjalani pemeriksaan skrining lebih awal dibandingkan orang lain. Demikian pula, mereka yang memiliki riwayat diabetes atau penyakit jantung dalam keluarga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk memantau kondisi tubuh mereka.
Dengan mengetahui risiko sejak awal, dokter dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat, mulai dari pemeriksaan berkala hingga perubahan gaya hidup yang diperlukan. Riwayat kesehatan keluarga juga berfungsi sebagai pengingat untuk menjalani pola hidup yang lebih sehat. Misalnya, jika seseorang mengetahui bahwa keluarganya memiliki risiko tinggi terhadap penyakit jantung, mereka dapat mulai mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, meningkatkan aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, dan menghindari kebiasaan merokok. Langkah-langkah sederhana ini terbukti dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis yang umum dalam keluarga.
Cara Mengumpulkan Riwayat Kesehatan Keluarga
Cara termudah untuk mengetahui riwayat kesehatan keluarga adalah dengan berbicara langsung kepada anggota keluarga. Tanyakan kepada mereka apakah pernah mengalami penyakit tertentu, kapan penyakit tersebut didiagnosis, serta bagaimana kondisi kesehatan mereka saat ini. Momen berkumpul bersama keluarga bisa menjadi kesempatan yang baik untuk mendiskusikan hal ini.
Selain itu, dokumen medis, sertifikat kematian, atau catatan kesehatan lainnya juga dapat membantu melengkapi informasi yang diperlukan. Riwayat kesehatan keluarga sebaiknya diperbarui secara berkala dan dibagikan kepada tenaga kesehatan saat melakukan konsultasi medis. Mengetahui risiko kesehatan keluarga perlu diimbangi dengan akses terhadap layanan kesehatan yang mudah dan terintegrasi. Pemeriksaan rutin, konsultasi dengan dokter, serta pemantauan kondisi kesehatan akan lebih efektif jika didukung oleh sistem layanan yang baik.
Sejalan dengan upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi karyawan dan keluarganya, AirNav Indonesia telah menjalin kerja sama dengan AdMedika melalui layanan AdClaim. Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia, Didiet K. S. Radityo, menyatakan bahwa mereka bersama AdMedika telah menyiapkan berbagai sarana pendukung layanan kesehatan, mulai dari layanan informasi peserta, mekanisme penjaminan, sistem monitoring, hingga pengembangan jaringan fasilitas kesehatan.
“Kami berharap ASO AdMedika dapat memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh peserta melalui pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Utama AdMedika, Dian Prambini, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. “Melalui layanan AdClaim yang didukung aplikasi MyAdMedika, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman layanan kesehatan yang terintegrasi, mulai dari rawat jalan, rawat inap, reimbursement, hingga telemedicine,” kata Dian.