BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:10 WIB
Berita Terkini Rabu, 05 Agt 2026 08:41 WIB

Penutupan U-Turn di Depok, Arus Lalu Lintas Menuju Jakarta Lancar

05 Agt 2026, 08:41 WIB 62x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
H
Hana Salsabila Zaid 62x dibaca · 2 menit baca
Foto: U-turn (putaran balik) di Jalan Kartini, Depok, ditutup untuk mengatasi macet, Rabu (5/8/2026). (Devi/detikcom)
Foto: U-turn (putaran balik) di Jalan Kartini, Depok, ditutup untuk mengatasi macet, Rabu (5/8/2026). (Devi/detikcom)

Jakarta - Penutupan U-turn (putaran balik) di Jalan Kartini, Depok dilakukan oleh Satlantas Polres Metro Depok dan Dinas Perhubungan Kota Depok sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan. Pagi ini, lalu lintas di kawasan tersebut terlihat lancar.

Menurut pantauan di Jalan Kartini pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 7.30 WIB, kendaraan dari arah Grand Depok City dan Citayam tampak melintas. Namun, saat mendekati Stasiun Depok Lama, kendaraan mulai mengalami sedikit penundaan.

Pengaturan Lalu Lintas di Sekitar Stasiun

Petugas dari Dinas Perhubungan mengutamakan pejalan kaki yang ingin menyeberang menuju stasiun. U-turn yang berada dekat lokasi ditutup dengan menggunakan rantai, sementara U-turn yang berada di depan SPBU juga ditutup dengan barier. Di lokasi tersebut, petugas Dishub terlihat aktif mengatur arus lalu lintas. Pada pukul 8.13 WIB, U-turn kembali dibuka, meskipun terjadi kepadatan saat pembukaan tersebut. 'Pak Ogah' juga terlihat berada di area tersebut untuk membantu pengaturan lalu lintas.

Respon Warga Terhadap Penutupan U-Turn

Salah satu pengendara motor, Yandi (45), menyatakan bahwa kemacetan sering terjadi di lokasi tersebut, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Ia berpendapat bahwa penutupan U-turn memberikan sedikit pengaruh dalam mengurangi kemacetan. "Ini mah mau pagi, sore, kadang siang juga macet. Jalannya sempit. (Ngaruh) iya, jadi nggak macet lah dikit," ujarnya.

Yandi juga menambahkan bahwa meskipun kemacetan bergeser ke titik lain, upaya penutupan ini belum sepenuhnya efektif. Ia menyarankan agar dilakukan pelebaran jalan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas. "Kadang cuma nggeser aja tuh ke deket Simpang situ (macetnya). Ya ngaruh dikit, tapi ini karena sempit, harusnya dilebarin," tuturnya.

Warga lain, Dito (28), juga mengungkapkan bahwa kemacetan semakin parah pada pagi dan sore hari. "Udah dari dulu kalau macet ya. Motor mobil banyak sekarang, perumahan, gimana nggak macet. Susah kalau di sini, kejebak macet," keluhnya. Ia menilai bahwa penutupan U-turn cukup membantu arus lalu lintas menuju Jakarta, meskipun menyulitkan bagi pengendara yang ingin memutar balik. "Ya berdampak sih, susah muter aja," tutupnya.

Satlantas Polres Metro Depok dan Dinas Perhubungan Kota Depok berencana untuk terus melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurangi kemacetan di Jalan Kartini. Penutupan U-turn ini akan mulai diterapkan pada hari Senin, 3 Agustus 2026, dengan waktu pelaksanaan antara pukul 06.00-08.00 WIB dan 17.00-20.00 WIB. "Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya pada jam-jam padat aktivitas," jelas mereka.