BREAKING Minggu, 16 Agt 2026 17:50 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Kamis, 23 Jul 2026 01:12 WIB

Penyebab Ledakan di Rumah Mewah Medan Terungkap, Bukan Bom Tapi Gas Metana

23 Jul 2026, 01:12 WIB 95x dibaca 2 menit baca medan.kompas.com medan.kompas.com
S
Shinta Islamadina 95x dibaca · 2 menit baca
Penyebab Ledakan di Rumah Mewah Medan Terungkap, Bukan Bom Tapi Gas Metana
medan.kompas.com

MEDAN - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara menjelaskan bahwa ledakan yang terjadi di sebuah rumah mewah di Kompleks Perumahan Grand Polonia, Medan, disebabkan oleh detonasi gas metana, bukan karena bom. Kasubbid Fiskom Bid Labfor Polda Sumut, AKBP Roy Tenno Siburian, menyatakan bahwa hingga saat ini, tidak ditemukan tanda-tanda yang menunjukkan adanya bahan peledak sebagai sumber ledakan.

Roy menjelaskan, "Kalau bom itu kan selalu ada pusat ledakan, di mana bom itu ditaruh. Dari sana, nanti sumber rusaknya ke segala arah." Ia menambahkan bahwa dalam kasus gas metana, kerusakan terjadi di semua ruangan, sehingga penyebarannya lebih merata. "Itu perbedaan antara detonasi gas dengan bom. Jadi, ciri khas itu secara teori karena gas metana," ujarnya.

Pemeriksaan dan Temuan Gas Metana

Lebih lanjut, Roy mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil sampel udara dan melakukan pemeriksaan menggunakan alat Gas Kromatografi - Spektrometri. "Itu alat yang bisa mengonfirmasi dan memang di sana kami temukan gas metana," sebutnya. Ia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kebocoran gas yang memenuhi ruangan sebelum terjadinya detonasi.

Roy juga menyebutkan bahwa ada beberapa faktor yang dapat memicu detonasi, termasuk dupa yang ditemukan di lokasi serta aktivitas lain yang mungkin berkontribusi. "Terpenting di sana, ada gas yang terkonsentrasi sehingga terpicu dan menyebabkan ledakan," ucapnya. "Jadi, kami sudah final tentang penyebab ledakan yang terjadi itu karena detonasi gas metana," tuturnya.

Kronologi Kejadian dan Dampaknya

Ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, yang mengakibatkan sebagian dari lantai dua rumah roboh. Reruntuhan bangunan juga menimpa beberapa kendaraan yang berada di sekitarnya. Akibat dari insiden ini, tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak dalam reruntuhan, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis. Selain itu, ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah di sekitar lokasi kejadian.

Dengan kejadian ini, pihak berwenang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keselamatan di kawasan tersebut dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.