BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:09 WIB
Berita Terkini Jumat, 03 Jul 2026 05:34 WIB

Pesawat AMA Terbakar di Ketinggian 2.292 Mdpl, Evakuasi Terkendala

03 Jul 2026, 05:34 WIB 91x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
R
Rizky Ananta 91x dibaca · 2 menit baca
Foto: dok istimewa
Foto: dok istimewa

Pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY diduga telah dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pesawat tersebut berada pada ketinggian 2.292 meter di atas permukaan laut, yang menyebabkan proses evakuasi dan investigasi menjadi terhambat.

Kendala dalam Proses Evakuasi

Kombes Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, menyatakan bahwa "Proses penanganan di lapangan turut menghadapi kendala kondisi geografis. Belum adanya akses jalur darat sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis." Ia menjelaskan bahwa Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, yang digunakan untuk mendaratkan pesawat, terletak di daerah pegunungan, dan pihaknya juga harus mempertimbangkan kondisi cuaca untuk mencapai lokasi tersebut.

Yusuf menambahkan, "Bandara yang berada pada ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut menjadi hambatan petugas untuk tiba di lokasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca." Insiden ini terungkap melalui rekaman video udara yang diambil oleh pilot dari maskapai lain yang melintas di atas lokasi kejadian.

Investigasi dan Informasi Korban

Yusuf mengungkapkan bahwa tim akan diberangkatkan ke lokasi kejadian pada hari ini. "Sejak menerima informasi dan video yang beredar, kami langsung melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai. Namun hingga saat ini kami belum dapat memastikan informasi mengenai korban karena tim masih menunggu pengecekan langsung di lokasi," ujarnya.

Berdasarkan koordinasi awal, pesawat PK-RCY melayani rute penerbangan Wamena-Balingga-Wamena dengan menggunakan pesawat jenis Pilatus. Data manifes dari pihak maskapai menunjukkan bahwa pilot pesawat tersebut bernama Nicholas F Goselin, seorang warga negara Amerika Serikat, dan membawa tujuh orang penumpang.

Yusuf menambahkan, "Hasil konfirmasi sementara membenarkan bahwa insiden kebakaran pesawat memang terjadi. Namun hingga saat ini, informasi mengenai kondisi pilot maupun para penumpang masih menunggu hasil pengecekan langsung di lokasi."