BREAKING Kamis, 18 Jun 2026 06:04 WIB
Berita Terkini Kamis, 18 Jun 2026 03:54 WIB

--- PKB Dorong Kader untuk Diskusikan Program MBG dan KDMP dengan Mahasiswa ---

18 Jun 2026, 03:54 WIB 3x dibaca 3 menit baca news.detik.com news.detik.com
H
Hana Salsabila Zaid 3x dibaca · 3 menit baca
Foto: (Dwi Rahmawati/detikcom)
Foto: (Dwi Rahmawati/detikcom)
---TITLEEXCERPT--- Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Riza, meminta DPC untuk mengadakan dialog dengan mahasiswa mengenai program prioritas presiden, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). ---CONTENT---

Jakarta - Faisol Riza, Wakil Ketua Umum PKB, mengarahkan DPC untuk membuka kesempatan berdialog dengan mahasiswa mengenai program-program prioritas yang dicanangkan oleh presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menekankan bahwa banyak mahasiswa yang mungkin belum memahami dengan baik mengenai program-program tersebut.

"Mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki peran krusial dalam mengawal jalannya demokrasi. PKB percaya bahwa kita semua termasuk teman-teman mahasiswa dapat memahami substansi program pemerintah ini adalah kebutuhan kita bersama saat ini," ungkap Faisol kepada wartawan pada Kamis (18/6/2026).

Kritik terhadap Program MBG dan KDMP

Faisol mengungkapkan bahwa kritik yang muncul terhadap MBG dan KDMP seharusnya dipandang sebagai sinyal kepada pemerintah, mengingat selama hampir satu setengah tahun, program-program terkait ketahanan pangan, pembangunan generasi unggul, dan penguatan perekonomian rakyat belum sepenuhnya disampaikan kepada kalangan mahasiswa.

"PKB melihat kritik terhadap MBG dan KDMP sebagai pesan kepada pemerintah bahwa selama hampir 1,5 tahun ini program ketahanan pangan, pembangunan generasi unggul dan penguatan perekonomian rakyat belum tersampaikan secara merata kepada kalangan mahasiswa," tambahnya.

Pentingnya Dialog dengan Mahasiswa

Faisol menyatakan bahwa program-program pemerintah disusun untuk menghadapi berbagai perubahan geopolitik global, termasuk menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa PKB tidak mengabaikan laporan mengenai penyimpangan dan pelanggaran hukum yang terjadi dalam pelaksanaan program-program tersebut.

"Dari sisi tata kelola dan teknokrasinya tentu membutuhkan banyak sekali pembenahan dan penyempurnaan. Ditahannya pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu yang lalu, membuktikan pemerintah tidak menutup mata atas pelanggaran hukum. Kami terus mengawasi dan mengawalnya hingga semua dapat dilaksanakan transparan sesuai aturan hukum," ujarnya.

Lebih lanjut, DPP PKB menginstruksikan seluruh DPC untuk mengadakan dialog produktif dengan mahasiswa di kampus-kampus yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota. Sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, PKB memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan secara mendalam mengenai program-program prioritas Presiden Prabowo.

Menurutnya, diskusi-diskusi ini sangat penting untuk membangun kesamaan pandangan mengenai tantangan yang dihadapi bangsa, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk memahami langkah-langkah yang dapat diambil bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi berbagai hambatan.

"Laksanakan diskusi secara terbuka untuk mendengar saran-saran perbaikan dan penyempurnaan berbagai program prioritas tersebut. Kami yakin, Gen Z yang sekarang banyak menjadi mahasiswa memiliki pandangan-pandangan konstruktif yang bisa membantu pemerintah menyempurnakan pelaksanaan program-program tersebut," ujarnya.

Faisol menekankan pentingnya menjaga perbedaan pandangan sambil tetap memperkuat persatuan nasional dalam menghadapi berbagai masalah yang akan terus muncul.