BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:10 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Minggu, 19 Jul 2026 21:54 WIB

Pos Indonesia Menghadapi Masalah Gagal Bayar Imbal Jasa Sukuk, Berikut Penjelasan Manajemen

19 Jul 2026, 21:54 WIB 93x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
D
Doni Setiawan 93x dibaca · 2 menit baca
Foto: Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai

PT Pos Indonesia (Persero) memberikan klarifikasi terkait gagal bayar imbal jasa sukuk ijarah berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri A-C yang keenam. Dalam penjelasannya, perusahaan menyebutkan bahwa pembayaran imbal jasa sukuk tersebut dijadwalkan pada 7 Juli 2026, dengan total kewajiban mencapai Rp24,12 miliar. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, PT Pos Indonesia tidak dapat memenuhi kewajiban tersebut.

Penyebab Gagal Bayar

Manajemen Pos Indonesia menjelaskan bahwa ketidakmampuan untuk melakukan pembayaran imbal jasa sukuk disebabkan oleh kondisi kas perusahaan yang saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan pembayaran. Pos Indonesia telah mengirimkan surat kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk meminta penundaan pembayaran imbal jasa sukuk ijarah tersebut.

Perubahan dalam Manajemen

Sebelum terjadinya masalah gagal bayar ini, Pos Indonesia sedang menjalani perubahan dalam struktur kepengurusan. Sebelumnya, perusahaan mengumumkan bahwa Direktur Utama Daud Joseph telah mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatannya pada Kamis (2/7/2026). Corporate Secretary Pos Indonesia, Iwan Gunawan, menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut adalah keputusan pribadi dari yang bersangkutan. Iwan menambahkan bahwa PT Pos Indonesia menghormati keputusan tersebut dan mengapresiasi dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan selama masa kepemimpinan.

Iwan juga memastikan bahwa proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku. Selama masa transisi ini, kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan tanpa mengganggu layanan kepada seluruh pemangku kepentingan. Dia menegaskan bahwa Pos Indonesia, sebagai bagian dari Danantara, berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memperkuat kinerja perusahaan melalui program kerja strategis yang sedang berlangsung.

Iwan menegaskan bahwa saat ini kondisi operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik, dan semua program transformasi serta agenda strategis perusahaan terus dilaksanakan sesuai rencana.