BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 09:17 WIB
Berita Terkini Rabu, 29 Jul 2026 01:42 WIB

Prabowo Instruksikan BRIN Tingkatkan Teknologi Pengelolaan Air Hadapi El Nino

29 Jul 2026, 01:42 WIB 45x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
S
Sabrina Aulia Rahma 45x dibaca · 2 menit baca
Foto: Kepala BRIN Arif Satria (dok BRIN)
Foto: Kepala BRIN Arif Satria (dok BRIN)

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat teknologi ketahanan air di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengantisipasi dampak dari fenomena El Nino yang berpotensi menyebabkan kekeringan di berbagai daerah.

Kepala BRIN, Arif Satria, mengungkapkan bahwa dalam rapat terbatas yang diadakan di Istana Jakarta pada Selasa (27/7/2026), pihaknya telah mempresentasikan berbagai teknologi pengelolaan air kepada Prabowo. Dalam pemaparan tersebut, BRIN memperkenalkan 13 jenis teknologi air yang dibagi menjadi empat kategori.

Inovasi Teknologi Air

Arif menjelaskan bahwa kategori pertama mencakup teknologi modifikasi cuaca yang kini dapat dilakukan dengan lebih efisien berkat pemanfaatan teknologi terkini. Salah satu inovasi adalah penggunaan drone untuk menyebarkan material Dumikron yang terdiri dari NaCl berukuran 2-5 mikron.

Selanjutnya, kategori kedua adalah teknologi air marjinal, yang mencakup biofiltrasi untuk air payau, air gambut, air limbah, dan air laut, termasuk teknologi desalinasi air laut. Kategori ketiga berfokus pada eksplorasi sungai bawah tanah dengan memanfaatkan teknologi isotop, radar geofisika ground penetrating radar (GPR), serta metode lainnya.

Kategori keempat melibatkan pemanfaatan air tanah tawar yang mengalir ke laut melalui akuifer pesisir, yang dikenal sebagai teknologi Fresh submarine ground water discharge.

Peningkatan Desalinasi dan Eksplorasi Air Tanah

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo meminta BRIN untuk memperkuat pengembangan teknologi desalinasi air laut, serta teknologi eksplorasi sungai bawah tanah dan pemanfaatan air tanah tawar di kawasan pesisir. Arif menyampaikan, "Bapak Presiden meminta BRIN untuk memperkuat teknologi desalinasi air laut, serta teknologi tipe 3 dan 4, yakni eksplorasi sungai bawah tanah baik di darat maupun di wilayah pesisir."

Arif juga menambahkan bahwa saat ini BRIN telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat penerapan berbagai teknologi tersebut di sejumlah lokasi. "Saat ini BRIN dengan Kementerian PU sudah berkoordinasi untuk percepatan langkah aksi di sejumlah titik," ujarnya.