BREAKING Selasa, 16 Jun 2026 21:30 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Sabtu, 16 Mei 2026 15:58 WIB

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan untuk Perekonomian Rakyat

16 Mei 2026, 15:58 WIB 11x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
R
Rizky Ananta 11x dibaca · 2 menit baca
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan untuk Perekonomian Rakyat
Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Acara peresmian berlangsung di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada hari Sabtu, 16 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa KDKMP telah dipersiapkan dan pembangunan fisiknya telah dimulai di berbagai lokasi sejak bulan November tahun lalu.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” ungkap Presiden saat menekan tombol peresmian.

Dampak Koperasi terhadap Perekonomian Desa

Presiden menekankan bahwa kehadiran KDKMP di berbagai daerah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dari tingkat desa dan mendukung kemandirian desa. Ia menargetkan agar minimal 20 ribu koperasi sejenis dapat beroperasi mulai bulan Agustus tahun ini.

“Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan melompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang ditemukan di negara lain,” tambahnya.

Kerjasama dengan Berbagai Pihak

Dalam acara tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Peresmian ini menandai bahwa 1.061 koperasi siap beroperasi, dengan rincian 530 unit KDKMP di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah. Setiap KDKMP mempekerjakan 17 orang yang berasal dari desa setempat.

Pemerintah melalui BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara juga tengah membangun 25 ribu unit koperasi tambahan hingga Mei 2026. Selain itu, pemerintah menargetkan agar 30 ribu KDKMP dapat selesai dibangun dan beroperasi penuh pada Agustus 2026.