BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:11 WIB
Berita Terkini Jumat, 17 Jul 2026 15:44 WIB

--- Pramono Anung Rencanakan Zebra Cross Sementara di Lokasi JPO Tendean ---

17 Jul 2026, 15:44 WIB 87x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
Z
Zahra Asma Nabila 87x dibaca · 2 menit baca
JPO Tendean yang rusak ditabrak truk (Ari Saputra/detikFoto)
JPO Tendean yang rusak ditabrak truk (Ari Saputra/detikFoto)
---TITLEEXCERPT--- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan guna mendapatkan izin pembangunan zebra cross sementara di lokasi JPO Tendean yang rusak akibat ditabrak truk. ---CONTENT---

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengarahkan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI untuk bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam mengajukan izin untuk pembangunan zebra cross sementara di area JPO Tendean. Langkah ini diambil setelah JPO tersebut dibongkar akibat insiden tabrakan dengan truk. Zebra cross ini direncanakan sebagai solusi sementara.

Pramono menyatakan, "Jadi yang untuk JPO Tendean, yang akan ada penyelesaian untuk jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendeknya saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan memintakan izin apakah itu bisa digunakan untuk zebra cross dalam jangka pendek dulu," saat memberikan keterangan di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (17/7/2026).

Pembangunan JPO Baru Memerlukan Waktu

Menurutnya, pembangunan JPO yang baru memerlukan waktu yang tidak singkat. Oleh karena itu, zebra cross dianggap penting untuk memastikan pejalan kaki tetap dapat menyeberang dengan aman. "Karena kalau harus dibangun JPO baru itu kan takes time. Tetapi saya sudah memerintahkan juga untuk segera dibangun JPO baru," tambahnya.

Skema Pembiayaan untuk JPO Tendean

Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI sedang mempertimbangkan berbagai skema pembiayaan untuk pembangunan kembali JPO Tendean. Beberapa opsi yang sedang dikaji meliputi penggunaan APBD, creative financing, dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta naming rights. "Bahwa itu apakah melalui APBD, creative financing, CSR, dan sebagainya, atau naming rights, sekarang kita lakukan, dan minggu depan ini kami rapatkan, segera kami putuskan," ujarnya.

Dia menekankan bahwa pembangunan kembali JPO Tendean tidak bisa ditunda lebih lama lagi, mengingat banyak warga yang membutuhkan fasilitas tersebut untuk menyeberang dengan aman. "Karena itu tidak bisa ditunda-tunda. Itu adalah JPO yang sangat-sangat strategis," jelasnya.

Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, mengalami kerusakan setelah ditabrak truk pada hari Selasa lalu, yang mengakibatkan JPO tersebut harus dibongkar karena hampir roboh.