Olahraga

Samsung Galaxy A57 5G: Ponsel Menengah dengan Performa Mumpuni untuk Game Berat

Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan chipset Exynos 1680 yang menjadikannya mampu menjalankan berbagai game berat dengan performa yang cukup baik. Meskipun demikian, pengaturan grafis yang tepat diperlu...

A
Admin Fakta Lurus
11 May 2026 8 pembaca
Samsung Galaxy A57 5G: Ponsel Menengah dengan Performa Mumpuni untuk Game Berat
Sumber gambar: tekno.kompas.com

KOMPAS.com – Ponsel kelas menengah semakin menunjukkan kemampuannya, bahkan mendekati performa ponsel flagship yang lebih mahal. Salah satu contohnya adalah Samsung Galaxy A57 5G yang dilengkapi dengan chipset Exynos 1680. Ponsel ini menggunakan prosesor delapan inti (octa-core) yang terdiri dari 1x Cortex-720 (2,9 GHz), 4x Cortex-720 (2,6 GHz), dan 3x Cortex-520 (1,95 GHz). Ditenagai oleh GPU Xclipse 550, RAM 8 GB, dan ruang penyimpanan hingga 256 GB, ponsel ini menawarkan spesifikasi yang menarik.

Untuk menguji kemampuan Galaxy A57 5G, saya menjalankan lima game Android dengan ukuran lebih dari 20 GB. Game-game ini biasanya memiliki efek visual yang tinggi dan ukuran file yang besar karena banyaknya data yang diperlukan.

Benchmark dan Performa Game

Saya ingin mengetahui seberapa baik performa Samsung Galaxy A57 5G di beberapa aplikasi benchmark populer, seperti AntuTu V11, Geekbench 6, dan 3DMark. Hasil pengujian menunjukkan skor sebagai berikut:

  • AnTuTu v11: 1.347.907 poin
  • Geekbench 6 CPU: Single-core: 1.379, Multi-core: 4.387
  • Geekbench 6 GPU: 6.845
  • 3DMark Wild Life Extreme: 1.661
  • 3DMark Steel Nomad Light: 748

Skor benchmark ini tergolong tinggi untuk kelasnya, bahkan mendekati performa ponsel flagship seperti Galaxy S22/S23 Series. Namun, bagaimana performanya saat menjalankan game berat berukuran di atas 20 GB?

Pengujian Game Berat

Lima game yang saya coba adalah Genshin Impact (34 GB), Where Winds Meet (36 GB), Wuthering Waves (31 GB), Honkai Star Rail (34 GB), dan Neverness to Everness (21 GB). Untuk Genshin Impact, Galaxy A57 5G menggunakan pengaturan grafis terendah. Secara umum, game ini berjalan di kisaran 17-30 FPS, tergantung pada kondisi dan efek visual yang ditampilkan. Saat menjelajahi area ringan, FPS dapat mencapai 25–30, tetapi saat memasuki kota besar atau dalam pertarungan dengan banyak efek, FPS bisa turun di bawah 20.

Game Where Winds Meet, yang merupakan salah satu yang paling berat, diatur pada level grafis menengah. Dalam pengujian, performanya berkisar antara 15–30 FPS, dengan penurunan yang signifikan saat berada di area terbuka dengan detail tinggi atau dalam pertarungan dengan banyak efek visual. Meskipun masih bisa dimainkan, pengaturan grafis sebaiknya diturunkan untuk pengalaman yang lebih nyaman.

Wuthering Waves menunjukkan performa yang cukup fluktuatif, dengan frame rate berkisar antara 17–30 FPS. Meskipun stabil di atas 20 FPS saat eksplorasi biasa, FPS dapat turun di bawah 20 saat menghadapi banyak musuh. Sementara itu, Neverness to Everness menunjukkan performa paling tidak stabil, dengan FPS berkisar antara 13–30 FPS, terutama saat berpindah area atau bergerak cepat.

Berbeda dengan game lainnya, Honkai: Star Rail menunjukkan performa yang lebih konsisten dengan pengaturan grafis medium, menghasilkan FPS antara 20–30 dan jarang mengalami penurunan drastis. Meskipun tidak selalu mencapai angka maksimal, pengalaman bermain tetap nyaman berkat sistem turn-based yang diusungnya.

Kesimpulan

Dengan dukungan chipset Exynos 1680 dan skor benchmark yang mengesankan, Samsung Galaxy A57 5G mampu menangani game berat dengan baik. Namun, untuk pengalaman bermain yang optimal, pengguna disarankan untuk menurunkan pengaturan grafis ke level rendah hingga menengah, karena rata-rata FPS masih berkisar antara 20–30 dengan fluktuasi yang bergantung pada kompleksitas game. Selama pengujian, suhu ponsel juga terpantau cukup hangat meskipun di ruangan ber-AC. Jika pengaturan grafis ditingkatkan, suhu perangkat dapat meningkat lebih signifikan, berpotensi memengaruhi kenyamanan saat bermain dalam waktu lama. Dengan demikian, ponsel ini cukup cocok untuk gamer kasual hingga semi-serius.

Samsung Galaxy A57 5G kini tersedia di Indonesia dengan harga mulai dari Rp 7.599.000 untuk varian 8/128 GB, Rp 8.299.000 untuk 8/256 GB, dan Rp 8.999.000 untuk 12/256 GB.

Artikel Terkait