Serge Gnabry kini menghitung hari hingga ia dapat merayakan golnya kembali bersama Bayern Munich setelah cedera otot adduktor yang mengganggu mimpinya di Piala Dunia 2026. Pemain sayap ini harus absen membela tim nasional Jerman yang mengalami kekalahan dalam adu penalti melawan Paraguay di babak 32 besar, setelah cedera yang didapatnya pada bulan April.
Setelah mengalami cedera saat berlatih, Gnabry dinyatakan harus absen untuk "jangka waktu yang lama", yang mengakibatkan ia melewatkan akhir musim Bayern Munich, di mana klub berhasil meraih gelar Bundesliga dan juga mengalami kekalahan di semifinal Liga Champions UEFA melawan Paris Saint-Germain.
Proses Rehabilitasi dan Harapan Kembali ke Lapangan
Saat menjalani rehabilitasi menjelang pertandingan pembuka musim Bayern melawan Borussia Dortmund di DFL-Supercup pada 23 Agustus, Gnabry sangat bersemangat untuk kembali mencetak gol. Dalam sebuah wawancara dengan situs resmi Bayern, ia menyatakan: "Sangat bagus, karena saya merasa ada kemajuan di setiap sesi latihan. Itu menyenangkan." Ia juga mengungkapkan kerinduan untuk kembali berlatih bersama tim, merasakan intensitas latihan, dan kebersamaan dengan rekan-rekannya.
Gnabry menambahkan, "Fokus dalam rehabilitasi terutama pada daya tahan, yang tentu saja bukan hal yang paling menyenangkan, seperti yang bisa Anda bayangkan. Namun, ini sangat penting agar bisa bermain lagi." Ia menggambarkan hari-harinya yang panjang dengan rutinitas yang sering kali sama, penuh dengan pengulangan dan latihan yang menantang.
Semangat untuk Kembali Bermain
Ia terus mengingatkan dirinya sendiri tentang tujuan rehabilitasi, "Saya melakukan semua ini agar bisa bermain lagi. Saya hanya berharap bisa menikmati sepak bola lagi dan bermain dengan pikiran jernih." Gnabry mengungkapkan betapa tidak sabarnya ia untuk kembali bermain, mencetak gol, dan merayakannya bersama para penggemar, yang selalu menjadi momen paling membahagiakan bagi seorang striker.