BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:10 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Sabtu, 25 Jul 2026 22:25 WIB

Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan Korporasi dan Pasar Utang di Indonesia

25 Jul 2026, 22:25 WIB 58x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
H
Hana Salsabila Zaid 58x dibaca · 2 menit baca
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

Standard Chartered Indonesia mengintensifkan kegiatan bisnis di sektor pembiayaan korporasi dan pasar modal utang dengan terlibat dalam sejumlah transaksi penting di tanah air. Salah satu yang menjadi sorotan adalah keterlibatan bank ini dalam pembiayaan Danantara serta penerbitan obligasi internasional oleh Pemerintah Indonesia.

Keterlibatan dalam Pembiayaan Danantara

Dalam proyek pembiayaan Danantara, Standard Chartered berperan sebagai joint coordinator, joint senior underwriter, mandated lead arranger, dan bookrunner untuk fasilitas kredit bergulir yang mencapai 10 miliar dolar AS, yang dapat digunakan dalam berbagai mata uang. Selain itu, bank ini juga berfungsi sebagai joint lead manager, bookrunner, dan rating advisor dalam penerbitan obligasi dual-tranche perdana PT Danantara Investment Management yang bernilai 1,5 miliar dolar AS pada bulan Juni 2026.

Peran di Pasar Modal Utang

Sejak tahun 2009, Standard Chartered telah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Indonesia dalam penerbitan obligasi internasional, dengan total dana yang berhasil dihimpun lebih dari 55 miliar dolar AS. Pada tahun 2025 mendatang, bank ini akan kembali berperan sebagai Joint Lead Manager dalam beberapa penerbitan obligasi internasional pemerintah, termasuk obligasi dolar AS, sukuk global, CNH Dim Sum, dan obligasi Kangaroo yang berdenominasi dolar Australia.

Selain fokus pada pembiayaan, Standard Chartered juga memperkuat layanan transaction banking dan akses ke pasar modal internasional untuk memenuhi kebutuhan pendanaan para nasabah. CEO Standard Chartered Indonesia, Donny Donosepoetro, menjelaskan bahwa peran ini didukung oleh pemahaman mendalam terhadap pasar domestik serta jaringan internasional yang dimiliki oleh bank.

Atas pencapaian tersebut, Standard Chartered Indonesia mendapatkan penghargaan dari Euromoney sebagai Best Bank for Large Corporates dan Best Investment Bank for Debt Capital Markets. Penghargaan ini diberikan berdasarkan evaluasi terhadap kinerja, inovasi, dampak bagi nasabah, serta kepemimpinan di pasar.

Menurut Donny, penghargaan ini mencerminkan kontribusi Standard Chartered dalam mendukung kebutuhan pendanaan, transaction banking, dan akses pasar modal bagi pemerintah, sektor publik, institusi keuangan, serta perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. “Dengan pemahaman mendalam atas pasar Indonesia serta kapabilitas internasional Standard Chartered, kami akan terus memberikan solusi relevan bagi kebutuhan nasabah di Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers.

Sementara itu, Amit Verma, Head of Coverage, Corporate & Investment Banking Standard Chartered Indonesia, menambahkan bahwa kebutuhan pembiayaan yang berskala besar dan kompleks memerlukan akses ke berbagai sumber pendanaan, termasuk pasar modal internasional. “Penghargaan dari Euromoney ini mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap Standard Chartered dalam mendukung kebutuhan pembiayaan yang penting dan kompleks. Kami akan terus mendukung pemerintah, BUMN, institusi keuangan, dan perusahaan-perusahaan besar Indonesia melalui solusi pembiayaan, transaction banking, serta pasar modal yang membantu mereka bertumbuh, bersaing, serta mengakses peluang yang lebih luas,” tutupnya.