BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 09:08 WIB
Berita Terkini Kamis, 23 Jul 2026 04:11 WIB

Surya Paloh Ingatkan Pemerintah Pentingnya Terbuka terhadap Koreksi

23 Jul 2026, 04:11 WIB 96x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
R
Rizky Ananta 96x dibaca · 2 menit baca
Foto: Surya Paloh (YouTube NasDem TV)
Foto: Surya Paloh (YouTube NasDem TV)

Jakarta - Surya Paloh, yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai NasDem, memberikan perhatian khusus terhadap berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah saat ini. Menurutnya, pemerintah masih berada di jalur yang benar selama mau menerima masukan dan kritik.

Paloh menyampaikan pandangannya terkait posisi Partai NasDem dalam konteks kebijakan pemerintah. Ia menegaskan bahwa sebagai bagian dari koalisi, partainya harus tetap loyal. "Yang pertama saya katakan, memang itulah seluruh kebijakan pemerintah, di mana Partai NasDem ini adalah bagian dari partai koalisi, ya memang harus loyal di situ," ungkap Paloh saat berbicara dengan wartawan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, pada Rabu (22/7/2026).

Pentingnya Saran dan Pemikiran

Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah pemikiran dan koreksi yang ingin disampaikannya kepada pemerintah. Namun, Paloh memilih untuk menyampaikan hal tersebut secara pribadi. "Ada pemikiran-pemikiran barangkali yang perlu kita katakanlah sumbangkan, yang mungkin saja belum berarti semuanya pas dan tepat dengan apa yang berjalan sebagaimana yang kita pahami," jelasnya.

Lebih lanjut, Paloh menekankan bahwa saat ini ia lebih memilih untuk menyampaikan ide dan saran secara langsung. "Tetapi saya pikir itu bukan untuk konsumsi publik untuk sementara ini. Saya lebih memilih menempatkan ide, pemikiran, saran, dan pandangan saya secara person-to-person untuk melakukan koreksi jika diperlukan," tambahnya.

Kritik dan Harapan untuk Pemerintah

Paloh juga menilai bahwa pemerintah masih berada di jalur yang benar asalkan mau mendengarkan kritik dan masukan. Ia mengingatkan bahwa situasi akan menjadi gawat jika pemerintah menolak untuk terbuka terhadap koreksi. "Apa pun itu, saya pikir saya masih menaruh harapan sepanjang koreksi itu terus-menerus dilakukan. Kita berjalan ke arah on the right track, ya. Namun, kalau kita sudah tidak mau lagi dikoreksi dan tidak mau ada perbaikan, nah itu baru gawat," tegas Paloh.