Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, mulai mempersiapkan timnya untuk menghadapi bursa transfer musim panas di tengah ancaman gagal lolos ke kompetisi Eropa pada musim depan. Howe menyadari bahwa kondisi ini akan menyulitkan Newcastle dalam bersaing untuk mendapatkan pemain yang diinginkan.
Saat ini, Newcastle berada di posisi bawah klasemen Premier League dan kemungkinan besar tidak akan tampil di Eropa pada tahun depan. Keadaan ini membuat proyek transfer klub di musim panas mendatang diprediksi akan mirip dengan tahun lalu, ketika mereka kesulitan untuk merekrut target utama.
Pada bursa transfer musim panas 2025, Newcastle hanya berhasil mendapatkan William Osula dari Sheffield United, meskipun mereka sempat mengincar sejumlah pemain besar seperti Joao Pedro, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko. Eddie Howe mengakui bahwa proses perekrutan pemain telah menjadi sangat menantang, bahkan saat klub masih berkompetisi di Liga Champions. “Ini akan menjadi tantangan yang sedikit lebih besar untuk kami,” ungkap Howe. “Tetapi tahun lalu kami punya Liga Champions dan kondisi finansial yang baik, dan tetap saja sangat sulit mendatangkan pemain yang benar-benar kami inginkan.”
Daya Tarik Newcastle di Mata Pemain
Meskipun Newcastle tidak akan berpartisipasi di Liga Champions, Howe menegaskan bahwa hal ini tidak sepenuhnya mengurangi daya tarik klub bagi pemain top Eropa. Ia berpendapat bahwa ada banyak faktor lain yang dapat menarik minat pemain untuk bergabung dengan Newcastle. “Saya tentu tidak berpikir tantangan ini akan lebih mudah, justru lebih sulit. Tetapi daya tarik Liga Champions bukan satu-satunya faktor penentu bagi kami,” jelasnya.
Pertimbangan Penjualan Pemain Kunci
Selain mencari pemain baru, Newcastle juga menghadapi risiko kehilangan beberapa bintang penting seperti Sandro Tonali, Bruno Guimaraes, dan Tino Livramento, yang kemungkinan akan menarik perhatian klub-klub Liga Champions di musim panas mendatang. Laporan menyebutkan bahwa Newcastle juga sedang mempertimbangkan untuk menjual Anthony Gordon guna menambah dana transfer sebelum bursa resmi dibuka pada 15 Juni.
Howe mengakui bahwa klub harus bergerak lebih cepat dibandingkan musim lalu agar tidak tertinggal dalam persaingan transfer. “Anda akan melihat pemain-pemain terbaik di pasar tidak akan menunggu terlalu lama,” kata Howe. “Kecepatan bursa transfer sekarang sangat tinggi dan klub-klub bergerak sangat efisien. Kami harus menjadi salah satu klub seperti itu.”
Howe juga menyambut baik kehadiran direktur olahraga Ross Wilson dan CEO David Hopkinson, yang kini mulai bekerja penuh untuk menghadapi musim panas yang krusial bagi Newcastle. Ia berharap struktur baru klub dapat memperlancar proses perekrutan dibandingkan tahun lalu.