Regional

Tim SAR Temukan Dua Jenazah Pendaki di Gunung Dukono

Tim SAR berhasil menemukan dua jenazah pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Halmahera Utara, setelah pencarian selama tiga hari. Kedua jenazah ditemukan dalam kondisi yang sangat tidak utuh.

I
Ilham Saputra
10 May 2026 7 pembaca
Tim SAR Temukan Dua Jenazah Pendaki di Gunung Dukono
Sumber gambar: regional.kompas.com

HALMAHERA UTARA — Pada hari ketiga pencarian dua pendaki di Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, tim SAR menemukan dua jenazah di sekitar kawah gunung pada Minggu (10/5/2026). Jenazah tersebut ditemukan sekitar 20 meter dari bibir kawah dalam keadaan yang sudah tidak utuh, hanya tersisa tulang belulang.

Proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan mengalami kendala karena posisi jenazah yang tertimpa batu berdiameter sekitar dua meter, sehingga mereka harus melakukan penggalian. Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menyatakan, “Kondisi jenazah kami sulit menjelaskan yang pasti sudah dievakuasi dua orang yang hilang, dan memang sudah sangat tidak utuh.”

Proses Evakuasi dan Identifikasi

Evakuasi terhadap kedua jenazah yang diduga merupakan warga negara asing (WNA) asal Singapura dilakukan sekitar pukul 13.00 WIT. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke Posko Evakuasi Erupsi Gunung Dukono yang terletak di Pos Pengamatan Desa Mamuya, Kecamatan Galela. Iwan menjelaskan, “Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah Tobelo untuk keperluan identifikasi oleh tim DVI Polda Maluku Utara.”

Kendala Selama Pencarian

Iwan menambahkan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena tim SAR harus berhadapan dengan interval erupsi Gunung Dukono. Selain itu, mereka juga menghadapi cuaca buruk seperti hujan dan badai selama proses pencarian dan evakuasi berlangsung. Dengan ditemukannya dua jenazah tersebut, operasi SAR dinyatakan selesai dengan total tiga korban yang ditemukan.

Sebelumnya, tim SAR juga telah mengevakuasi seorang korban bernama Angel Krishela Pradita. Iwan menegaskan, “Operasi SAR kita usulkan kepada SC untuk ditutup.”

Artikel Terkait