Regional

Truk Diduga Tumpahkan Solar Diamankan, Tangki 5 Ton Ditemukan di Dalamnya

Sebuah truk Colt Diesel diamankan oleh Satlantas Polres Bangkalan setelah tumpahan solar mengotori jalan. Di dalam truk, ditemukan tangki berkapasitas 5 ton yang diduga berisi solar ilegal.

K
Komang Yoga
05 May 2026 4 pembaca
Truk Diduga Tumpahkan Solar Diamankan, Tangki 5 Ton Ditemukan di Dalamnya
Sumber gambar: surabaya.kompas.com

BANGKALAN, KOMPAS.com - Satlantas Polres Bangkalan mengamankan sebuah truk Colt Diesel setelah terjadi tumpahan solar di jalan. Penemuan ini mencuat ketika petugas menemukan tangki berukuran 5 ton yang diduga berisi solar ilegal di dalam bak truk tersebut.

Kasat Lantas Polres Bangkalan, AKP Febri Hermawan, menjelaskan bahwa truk yang diamankan terlihat normal dari luar dan tidak mengalami modifikasi. Truk berwarna biru dengan terpal abu-abu ini tampak seperti kendaraan angkutan barang biasa. Namun, saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah tangki berwarna putih di balik terpal, yang diperkirakan memiliki kapasitas mencapai 5.000 liter. "Untuk truknya tidak ada modifikasi tapi di dalamnya ada tangki sekitar 5 ton," ungkap Febri pada Selasa (5/5/2026).

Proses Penyelidikan dan Tindakan Polisi

Febri menambahkan bahwa tangki yang ditemukan di dalam bak truk tersebut berisi solar, namun ia tidak memberikan rincian mengenai jumlah solar yang diangkut. "Truk ini infonya dari Pamekasan dan hendak mengarah ke Surabaya atau ke luar Madura," katanya. Saat ini, pihak kepolisian tengah mendalami kasus ini dan menyelidiki asal-usul solar tersebut. Febri juga menyatakan bahwa status legalitas solar yang diangkut belum dapat dipastikan. "Untuk hal itu kita sudah serahkan ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Akibat Tumpahan Solar di Jalan

Selain mengamankan truk, polisi juga menangkap dua orang yang diduga terlibat, yaitu sopir dan kernet truk. Sebelumnya, tumpahan solar ini menyebabkan puluhan pengendara tergelincir di Jalan Raya Arosbaya hingga Jalan Raya Bancaran, yang terjadi sejak Sabtu (2/5/2026) hingga Minggu (3/5/2026). Tidak hanya sepeda motor, kendaraan angkutan penumpang juga mengalami kecelakaan akibat jalan yang licin.

KOMPAS.com berkomitmen untuk menyajikan informasi yang jelas, terpercaya, dan seimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme yang transparan dan nikmati kenyamanan membaca tanpa iklan melalui Membership. Bergabunglah dengan KOMPAS.com Plus sekarang.

Artikel Terkait