Turnamen Esports Kapolda Kepri Cup yang merupakan bagian dari Road to E-Sports Kapolri Cup 2026 telah resmi ditutup di Gedung Lancang Kuning, Polda Kepulauan Riau. Acara ini diikuti oleh 15 tim dari Polres dan Polresta di bawah naungan Polda Kepri, sebagai upaya Polri dalam mendukung lahirnya atlet esports yang berprestasi serta membentuk karakter generasi muda yang sportif dan berintegritas.
Penutupan turnamen dihadiri oleh Brigjen Ahmad Yusep Gunawan selaku Wakil Ketua Kapolri Cup E-Sports 2026, serta berbagai pejabat lainnya seperti Karo SDM Polda Kepri, Karo Log Polda Kepri, Dirbinmas Polda Kepri, Ketua Umum IESPA, panitia pelaksana, dan seluruh peserta turnamen. Dalam sambutannya, Brigjen Ahmad Yusep Gunawan menegaskan bahwa penyelenggaraan Kapolda Kepri Cup merupakan wujud komitmen Polri untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan yang positif, kreatif, dan kompetitif.
Peluang bagi Generasi Muda
Brigjen Ahmad Yusep menyatakan bahwa perkembangan e-sports yang semakin diakui baik di tingkat nasional maupun internasional memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk mencapai prestasi dengan menjunjung tinggi disiplin, kerja keras, dan sportivitas. Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh panitia, IESPA Provinsi Kepulauan Riau, dan semua peserta yang telah berkontribusi dalam kesuksesan kompetisi ini.
“Melalui turnamen ini kami berharap lahir atlet-atlet e-sports yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional sekaligus menjadi generasi muda yang berintegritas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkap Brigjen Ahmad Yusep.
Apresiasi untuk Peserta dan Pemenang
Di sisi lain, Kombes Pol. Yimmy Kurniawan yang mewakili Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, menyampaikan apresiasi kepada semua peserta yang menunjukkan semangat juang dan sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang yang akan mewakili Provinsi Kepulauan Riau dalam ajang Esports Kapolri Cup 2026 di Mabes Polri.
Kombes Pol. Yimmy mengajak generasi muda untuk memanfaatkan e-sports sebagai sarana untuk mengembangkan prestasi, tanpa melupakan pendidikan serta menjauhi narkoba, perjudian online, dan berbagai pelanggaran hukum lainnya. “Kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara, tetaplah semangat, terus berlatih, dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” pesannya.
Di akhir kompetisi, Tim OFON SIXSEVENNN dari Polresta Tanjungpinang berhasil meraih juara setelah melalui persaingan yang sangat ketat.