SEMARANG – Menyusul meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jawa Tengah, Said Iqbal, yang menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden di bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, berencana untuk mengajukan bantuan langsung tunai (BLT) bagi para pekerja yang terdampak. Iqbal menyatakan niatnya untuk menyampaikan usulan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto, pimpinan DPR, Menteri Sosial, serta pemerintah daerah setempat.
Perlunya BLT bagi Pekerja Terdampak
"BLT itu salah satu ikhtiar dari pemerintah. Nanti saya akan bicara dengan Presiden, tentu dengan pimpinan DPR, Pak Supratman Andi Agtas, Mensos yang juga merupakan Satgas PHK, ketua Satgas PHK," ungkap Iqbal saat melakukan pemantauan di PT Victory Apparel yang terletak di Kawasan Industri Lamicitra Semarang, pada hari Senin (27/7/2026).
Menurut Iqbal, BLT perlu dijadikan salah satu alternatif bantuan bagi pekerja yang mengalami PHK. Ia juga mengingatkan bahwa pekerja yang terkena PHK berhak mendapatkan manfaat dari program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) selama enam bulan.
"Selain BLT kan kita punya JKP, jaminan kehilangan pekerjaan. JKP itu bagi orang yang ter-PHK bisa diambil dan selama enam bulan," tambahnya.
Pentingnya Perlindungan bagi Buruh
Iqbal juga menekankan bahwa pekerja yang terdampak memiliki hak atas Jaminan Hari Tua (JHT). Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa buruh yang mengalami PHK tetap mendapatkan hak-hak dan perlindungan dari negara. "Ini saya ingin memastikan pemerintah, negara harus hadir memastikan bahwa hak-hak buruh dia tidak boleh diabaikan," tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka kunjungannya untuk memantau kondisi beberapa perusahaan yang mengalami PHK di Jawa Tengah. Selain PT Victory Apparel, PT Samwon Busana Indonesia yang berada di Jepara juga akan menghentikan operasionalnya, yang mengakibatkan lebih dari 1.400 buruh terkena PHK.
Lebih lanjut, Iqbal meminta pemerintah untuk segera memenuhi hak-hak pekerja yang terdampak PHK dan memberikan akses terhadap perlindungan sosial serta peluang untuk kembali bekerja.
"Yang dilakukan sebagai contoh kayak datang ke Jawa Tengah, ini contoh yang baik. Tadi saya mendapat konfirmasi dari Pak Aziz dan juga dari Serikat Pekerja Aulia Hakim bahwa bagi perusahaan-perusahaan yang tutup, mitigasi yang dilakukan oleh Kadisnaker bersama teman-teman Serikat Buruh itu menawarkan lowongan kerja di pabrik yang lain dibuka," imbuhnya.