BREAKING Minggu, 16 Agt 2026 15:24 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Senin, 06 Jul 2026 17:52 WIB

Warga Blitar Bersatu Perbaiki Jalan yang Rusak

06 Jul 2026, 17:52 WIB 77x dibaca 2 menit baca surabaya.kompas.com surabaya.kompas.com
K
Komang Yoga 77x dibaca · 2 menit baca
Warga Blitar Bersatu Perbaiki Jalan yang Rusak
surabaya.kompas.com

BLITAR, KOMPAS.com – Sejumlah warga di Kelurahan Tawangsari dan Kelurahan Garum, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengambil inisiatif untuk memperbaiki jalan yang menjadi jalur utama bagi beberapa dusun. Pada Kamis malam (2/7/2026), mereka mulai menambal puluhan lubang di jalan di Dusun Ngebrak setelah mengumpulkan dana yang cukup untuk membeli bahan-bahan seperti semen, pasir, dan batu.

Candra Putro Sadewo, salah seorang warga Dusun Ngebrak yang menjadi penggerak aksi tersebut, menjelaskan, “Kalau dari sisi uang mungkin tidak seberapa. Yang terkumpul dari warga nilainya jutaan rupiah. Dipakai buat beli bahan material dan beli makan dan minum warga yang bergotong royong.”

Proses Perbaikan Jalan

Perbaikan jalan sepanjang hampir 100 meter itu dilakukan secara swadaya dengan menutup lubang-lubang menggunakan campuran semen, pasir, dan batu. Candra menambahkan, “Kami bekerja bahu membahu. Ada yang mengaduk material, ada yang bawa pikap, bawa sekop dan peralatan lain. Malam itu semua lubang bisa tertutup.”

Selain menambal jalan yang rusak, dana yang terkumpul juga digunakan untuk membeli lampu penerangan jalan yang baru untuk menggantikan lampu-lampu yang sudah mati. Ruas jalan yang diperbaiki terletak di sisi barat kompleks Pasar Garum dan merupakan akses penting bagi ratusan keluarga di tiga dusun, termasuk Dusun Ngebrak dan Dusun Magersari di Kelurahan Tawangsari serta Dusun Magersari di Kelurahan Garum.

Kondisi Jalan yang Memprihatinkan

Candra menjelaskan bahwa jalan tersebut sudah dalam kondisi rusak parah selama lebih dari lima tahun dan belum pernah mendapatkan perbaikan dari pemerintah, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun kabupaten. “Warga sudah beberapa kali menyampaikan keluhan ini ke kelurahan tapi dilempar tidak pernah ada solusi. Warga kan hanya ingin jalan diperbaiki. Masalah jalan itu tanggung jawab pemerintah yang mana warga tidak mau tahu,” ungkapnya.

Karena tidak ada tanggapan positif dari pengaduan yang disampaikan, warga akhirnya memutuskan untuk melakukan perbaikan secara mandiri. “Warga sudah lelah menunggu pemerintah. Apalagi sekarang kan warga mendengar kebijakan efisiensi anggaran di Pemda. Ya sudah, kami putuskan untuk segera mengambil langkah nyata,” tuturnya. “Warga sudah tidak lagi berpikir ini tanggung jawab siapa. Kami perbaiki seadanya yang penting jalan sekarang sudah aman tidak berlubang,” pungkasnya.