KOMPAS.com - YouTube secara resmi memperkenalkan perluasan fitur split-screen yang dikenal sebagai "Multiview". Dengan fitur ini, pengguna dapat menonton hingga empat siaran video yang berbeda secara bersamaan dalam satu tampilan layar. Peluncuran ini menandai berakhirnya eksklusivitas fitur Multiview yang sebelumnya hanya dapat diakses oleh pelanggan layanan berbayar YouTube TV di Amerika Serikat, dan itu pun terbatas pada beberapa pertandingan olahraga tertentu.
Saat ini, opsi Multiview mulai digulirkan secara bertahap kepada lebih banyak pengguna di aplikasi YouTube utama, seperti yang dilaporkan oleh KompasTekno dari Social Media Today. Kehadiran fitur ini sangat menguntungkan bagi para penggemar olahraga dan kompetisi e-sports yang sering disiarkan secara bersamaan.
Fleksibilitas Menonton Konten
YouTube menyatakan, “Kami mendengarkan masukan dari Anda terkait fleksibilitas saat memilih konten yang tepat untuk ditonton, terutama saat Anda ingin menyeimbangkan tontonan favorit olahraga yang berlangsung.” Selain untuk olahraga, pengguna juga dapat memanfaatkan opsi Multiview untuk memantau beberapa kanal berita secara bersamaan, seolah-olah berada di ruang kontrol siaran.
Dengan fitur Multiview, pengguna dapat menjalankan 3-4 video secara bersamaan dalam layout 2x2. Semua video yang ditampilkan akan diputar secara bersamaan di satu layar. YouTube menyediakan berbagai kategori untuk memudahkan pengguna dalam memilih konten, seperti rekomendasi, olahraga, musik, berita, dan gaya hidup. “Jika Anda berlangganan paket YouTube TV dan memiliki add-on, seperti NFL Sunday Ticket, kini Anda dapat mengonfigurasi streaming tersebut bersama-sama dalam satu tampilan multi-siaran,” tambah YouTube.
Pemilihan Video yang Terbatas
Saat ini, mekanisme pemilihan video dalam fitur Multiview belum sepenuhnya bebas. Sistem dan algoritma YouTube masih mengontrol kurasi tayangan yang digabungkan. Pengguna tidak dapat memilih empat tautan video secara acak, melainkan akan disajikan dengan rekomendasi "paket" siaran langsung yang relevan di beranda pengguna. Setelah paket Multiview diklik, layar akan terbagi dengan rapi, dan pengguna dapat menyorot salah satu kotak untuk memunculkan suaranya, sementara video lainnya tetap berjalan dalam mode senyap.
Pengguna juga memiliki opsi untuk memperbesar salah satu video ke mode layar penuh kapan saja. Keputusan ini diambil oleh YouTube untuk mengatasi beban kinerja perangkat milik pengguna. Memproses empat tayangan siaran langsung secara bersamaan memerlukan daya komputasi yang besar, sehingga YouTube memindahkan proses tersebut ke server internal mereka untuk menjaga kelancaran fitur Multiview, bahkan pada perangkat dengan spesifikasi standar.
Dari pantauan KompasTekno, pada Jumat (1/5/2026), fitur ini belum tersedia di Indonesia, baik untuk versi web di komputer, televisi, maupun ponsel. Namun, YouTube menegaskan bahwa tampilan Multiview akan segera hadir secara bertahap untuk perangkat televisi dan ponsel.