BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 05:46 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Jumat, 12 Jun 2026 18:55 WIB

Ade Jona Pimpin Hipmi, Dorong Kelahiran Pengusaha Muda

12 Jun 2026, 18:55 WIB 15x dibaca 3 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
I
Ilham Saputra 15x dibaca · 3 menit baca
Foto: HIPMI
Foto: HIPMI

Ade Jona Prasetyo resmi menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk periode 2026-2029. Dalam kepemimpinannya, ia menekankan bahwa penguatan kaderisasi, pemberdayaan daerah, dan penciptaan pengusaha muda baru akan menjadi prioritas utama. Ade Jona berpendapat bahwa Hipmi perlu hadir lebih dekat dengan daerah dan memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam pidato perdananya setelah dilantik dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Hipmi yang berlangsung di Bandar Lampung pada Kamis, 11 Juni 2026, Ade Jona menyatakan bahwa tantangan ekonomi yang semakin kompleks memerlukan keberadaan organisasi pengusaha yang solid, adaptif, dan mampu berfungsi sebagai mitra strategis bagi pemerintah.

Menjadi Rumah bagi Pengusaha Muda

“Hipmi harus menjadi rumah besar bagi seluruh pengusaha muda Indonesia. Kita harus memperkuat kolaborasi, memperluas peluang usaha, mendorong lahirnya pengusaha baru, serta memastikan pengusaha muda Indonesia mampu menjadi pemain utama di negeri sendiri dan kompetitif di tingkat global,” jelas Ade Jona dalam siaran pers pada 12 Juni 2026.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan ekonomi nasional yang harus didukung oleh penguatan potensi ekonomi daerah. Menurutnya, Hipmi akan mendorong setiap daerah untuk mengembangkan sektor unggulan masing-masing agar dapat meningkatkan nilai tambah.

Mendorong Soliditas Organisasi

“Ke depan, saya ingin Hipmi hadir lebih dekat dengan daerah, lebih kuat dalam kaderisasi, dan lebih konkret dalam melahirkan pengusaha-pengusaha muda baru. Hipmi harus menjadi organisasi yang tidak hanya besar secara jaringan, tetapi juga besar dalam kontribusi bagi Indonesia,” tambahnya.

Ade Jona juga mengajak semua kader Hipmi untuk memperkuat soliditas organisasi setelah proses pemilihan ketua umum selesai. Ia menekankan bahwa tantangan yang dihadapi dunia usaha saat ini memerlukan kolaborasi dari semua kader untuk menjaga peran Hipmi sebagai motor penggerak ekonomi.

“Aklamasi ini bukan kemenangan individu maupun kelompok tertentu. Ini adalah amanah dari seluruh keluarga besar Hipmi Indonesia. Karena itu, setelah Munas ini tidak ada lagi sekat-sekat, tidak ada lagi perbedaan. Yang ada adalah semangat untuk bersatu dan bekerja bersama demi kemajuan Hipmi dan kemajuan ekonomi Indonesia,” ungkapnya.

Sona Maesana, Ketua Tim Pemenangan Ade Jona Prasetyo, menambahkan bahwa dukungan luas dari Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi menunjukkan adanya kesamaan harapan untuk membuat organisasi ini semakin kuat dan relevan dalam menghadapi tantangan dunia usaha. “Kini saatnya seluruh kader kembali merapatkan barisan. Kontestasi telah selesai, dan agenda besar yang menanti adalah bagaimana Hipmi semakin kuat, semakin solid, dan semakin relevan dalam menjawab tantangan dunia usaha ke depan,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Ade Jona, Hipmi diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai organisasi kader pengusaha, mitra strategis pemerintah, serta pendorong lahirnya wirausaha baru yang mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.