BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:09 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Kamis, 13 Agt 2026 12:34 WIB

Aksi Warga Parung Panjang Blokade Jalan Sebagai Protes Terhadap Debu Perbaikan Jalan

13 Agt 2026, 12:34 WIB 31x dibaca 2 menit baca bandung.kompas.com bandung.kompas.com
B
Bima Mandala Sakti 31x dibaca · 2 menit baca
Tangkapan layar video warga memblokade jalan karena protes debu perbaikan jalan di wilayah Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Dok Instagram @id_parungpanjang(KOMPAS.com/PUTRA RAMADHANI ASTYAWAN KONTRIBUTOR BOGOR)
Tangkapan layar video warga memblokade jalan karena protes debu perbaikan jalan di wilayah Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Dok Instagram @id_parungpanjang(KOMPAS.com/PUTRA RAMADHANI ASTYAWAN KONTRIBUTOR BOGOR)

BOGOR - Sebuah video yang menunjukkan aksi blokade jalan oleh warga Desa Jagabaya, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Aksi ini terjadi pada Rabu malam, 12 Agustus 2026, sebagai bentuk protes terhadap masalah debu yang ditimbulkan akibat perbaikan jalan yang sedang berlangsung.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @id_parungpanjang, tampak warga membakar ban dan menumpuk batu di jalan, yang menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Beberapa truk tronton yang melintas di area tersebut terpaksa diminta untuk memutar arah.

Protes Terhadap Debu Perbaikan Jalan

Kapolsek Parung Panjang, Kompol M. Taufik, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan reaksi warga terhadap banyaknya debu yang dihasilkan oleh kegiatan perbaikan jalan. "Hal tersebut terjadi akibat terdampaknya warga sekitar dari kegiatan perbaikan jalan, yang mengakibatkan dirasakan warga banyaknya debu ngebul," ungkap Taufik kepada wartawan pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Dia juga menambahkan bahwa pihak pelaksana proyek telah melakukan beberapa langkah untuk mengurangi debu dengan menyiram jalan. Namun, warga merasa langkah tersebut masih kurang efektif dan meminta agar intensitas penyiraman ditingkatkan. "Disampaikanlah oleh warga untuk ditambah intensitas maupun teknis penyiraman tersebut untuk mengurangi debu," jelasnya.

Langkah Penyelesaian Masalah

Menanggapi keluhan masyarakat, jajaran Forkompimcam Parung Panjang turun tangan untuk memfasilitasi dialog antara warga dan pelaksana proyek perbaikan jalan. Akhirnya, disepakati bahwa pihak pengelola akan meningkatkan frekuensi penyiraman jalan dan mempercepat penyelesaian proyek dari target awal yang dijadwalkan selesai pada bulan November menjadi Oktober.

"Alhamdulillah dari semalam langsung kondusif," kata Taufik menutup penjelasannya.