BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 03:14 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Jumat, 14 Agt 2026 21:40 WIB

Koleksi Baru Solo Safari: Capybara dan Kura-Kura dari Wakil Presiden

14 Agt 2026, 21:40 WIB 8x dibaca 2 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
F
Fadil Ramadhan Akbar 8x dibaca · 2 menit baca
Solo Safari mendatangkan sepasang satwa baru capybara dari Safari Beach Jateng Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/Labib Zamani)
Solo Safari mendatangkan sepasang satwa baru capybara dari Safari Beach Jateng Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/Labib Zamani)

SOLO - Solo Safari kini memiliki tambahan koleksi satwa baru, yaitu sepasang capybara yang didatangkan dari Safari Beach Jateng di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Selain itu, terdapat juga kura-kura yang dihibahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Sepasang capybara tersebut dinamakan Zen dan Dion, dan mulai diperkenalkan kepada pengunjung pada hari ini, Jumat (14/8/2026).

General Manager Solo Safari, Miyana, menyatakan bahwa kehadiran capybara ini bertujuan untuk menarik minat masyarakat Solo Raya agar lebih tertarik mengunjungi Solo Safari. "Kita menghadirkan capybara di Solo Safari supaya masyarakat Solo Raya lebih tertarik lagi ke Solo Safari. Dan tentunya ini exhibit baru, interaction baru tamu-tamu kita berinteraksi dengan capybara," ungkap Miyana di Solo Safari, Solo, Jawa Tengah.

Kura-Kura Hibah dari Wapres Gibran

Selain capybara, Solo Safari juga menerima hibah delapan ekor kura-kura berukuran besar dari Gibran Rakabuming Raka dan putranya, Jan Ethes Srinarendra. Miyana memastikan bahwa semua satwa yang ada di Solo Safari dirawat dengan baik sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. "Musim kemarau sebenarnya tidak ada masalah. Kami tetap mengikuti animal wildlife welfare berdasarkan SOP yang ditentukan oleh manajemen Taman Safari Indonesia," jelasnya.

Interaksi Pengunjung dengan Capybara

Kurator satwa Solo Safari, Tanto, menjelaskan bahwa sepasang capybara yang baru tiba tersebut berumur satu tahun. Pengunjung yang datang akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan capybara, meskipun interaksi tersebut akan dibatasi. "Bagi teman-teman yang ingin interaksi sangat terbatas. Kita ada SOP seperti cuci tangan sebelum dan sesudah interaksi dengan capybara," tambahnya.

Tanto juga menambahkan bahwa capybara merupakan hewan pengerat terbesar di dunia yang berasal dari Amerika. "Dia butuh adaptasi. Lalu dia tidak peduli sekitarnya seperti apa. Uniknya satwa yang friendly," tuturnya.