Anthony Gordon telah membuktikan dirinya sebagai salah satu penendang penalti terbaik di Inggris, setelah berhasil mengeksekusi tendangan penalti dengan baik ke sudut kiri atas gawang dalam pertandingan persahabatan melawan Kosta Rika. Dalam laga yang berlangsung pada hari Rabu (10/06), pemain berusia 25 tahun ini tampil mengesankan dengan mencetak gol dan memberikan assist, membantu The Three Lions meraih kemenangan 3-0.
Gordon menyatakan tekadnya untuk memanfaatkan kesempatan mengambil penalti, terutama setelah penendang penalti reguler, Harry Kane, tidak dapat bermain. "Saya sangat senang H (Harry Kane) sudah pergi," ujar Anthony Gordon kepada ITV. "Saya melihat sekeliling untuk mencarinya. Saat dia tidak ada di tempat, saya ingin mengambil tendangan penalti itu. Saya suka penalti dan saya suka tekanan yang menyertainya. Senang melihat tendangan itu masuk."
Persaingan di Timnas
Dalam upayanya untuk mendapatkan tempat di tim inti yang dilatih oleh Thomas Tuchel, Gordon harus bersaing dengan pemain-pemain hebat seperti Marcus Rashford dan Eberechi Eze. Hal ini tidak mengejutkan, karena persaingan yang ketat justru mendorong mantan pemain Newcastle United dan Everton ini untuk meningkatkan kualitas permainannya. "Selalu ada tekanan saat bermain untuk Inggris," tambahnya. "Seperti yang Anda ketahui, ada pemain-pemain top di belakang Anda yang menunggu di bangku cadangan untuk masuk. Selalu ada tekanan. Jika Anda tidak bisa mengatasi itu, Anda berada di level yang salah."
Pengaruh Rekan-rekan Setim
Gordon juga mengungkapkan bahwa bermain bersama pemain-pemain hebat membuatnya tampil lebih baik. "Saya bermain dengan pemain-pemain hebat, jadi mereka membuat saya terlihat jauh lebih baik," ungkapnya. Dengan semangat dan dedikasi, Gordon berusaha untuk terus menunjukkan performa terbaiknya di lapangan.