BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 09:59 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Selasa, 04 Agt 2026 08:37 WIB

Asprindo Ajak Generasi Muda Berwirausaha Sejak Dini

04 Agt 2026, 08:37 WIB 53x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
H
Hana Salsabila Zaid 53x dibaca · 2 menit baca
Foto: Republika/Prayogi
Foto: Republika/Prayogi

Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) berkomitmen untuk mendorong lahirnya wirausaha muda dengan mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan di tingkat sekolah. Inisiatif ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan berbisnis dan membuka peluang kerja secara mandiri.

Risma Sitorus, Wakil Ketua Departemen Pengembangan UMKM, Koperasi, dan Wirausaha Asprindo, menjelaskan bahwa gagasan ini muncul dari pengalamannya saat memimpin SMK Citra Nusantara. Ia menyadari banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan setelah lulus, sehingga ia berinisiatif untuk memasukkan mata pelajaran kewirausahaan ke dalam kurikulum sekolah.

Pendidikan Kewirausahaan yang Praktis

Risma menyatakan, "Kami memberikan pengajaran dan pendampingan selama tiga tahun masa pendidikan. Harapannya, setelah lulus mereka dapat memanfaatkan keterampilan tersebut untuk membangun usaha, bahkan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain." Proses pembelajaran ini memanfaatkan bahan baku yang mudah dijangkau di sekitar, seperti kayu, bambu, rotan, dan purun. Selain itu, siswa juga dilatih untuk mengolah produk kuliner yang berbasis pada potensi lokal.

Membangun Jiwa Kewirausahaan

Menurut Risma, tantangan terbesar dalam membangun jiwa kewirausahaan tidak hanya terletak pada pengajaran keterampilan, tetapi juga pada penanaman keyakinan bahwa usaha mikro memiliki prospek yang cerah di masa depan. "Kami selalu menanamkan keyakinan kepada anak-anak bahwa UMKM dan wirausaha memiliki masa depan. Karena itu, kami berusaha mengembangkan jenis usaha yang sesuai dengan minat generasi muda," ujarnya.

Selain mendukung proses produksi, sekolah juga memberikan pendampingan dalam pengemasan produk, desain, dan strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing di pasar. "Produk yang dihasilkan tidak hanya kerajinan tangan, tetapi juga kuliner. Kami membantu mulai dari desain kemasan hingga strategi pemasaran agar produknya lebih diminati," tambah Risma.

Asprindo juga berperan dalam pengembangan usaha siswa melalui pelatihan, pendampingan, serta membuka akses promosi dengan melibatkan produk mereka dalam berbagai pameran. Untuk memperluas jangkauan pemasaran, Risma mendirikan Koperasi Citra Nusantara Maju pada tahun 2011, yang kini memiliki 198 anggota yang sebagian besar memasarkan produk hasil karya mereka sendiri.

Risma berharap masyarakat semakin memilih dan menggunakan produk UMKM lokal, sehingga dapat mendorong pelaku usaha lokal untuk berkembang dan meningkatkan daya saing mereka. "Harapan kami, semakin banyak pelaku UMKM yang naik kelas dan mampu bersaing hingga pasar global dengan dukungan berbagai pihak," tutupnya.