BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 10:10 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Kamis, 30 Jul 2026 01:47 WIB

CDIA Catat Pendapatan 82,1 Juta Dolar AS, Percepat Investasi Infrastruktur

30 Jul 2026, 01:47 WIB 52x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
F
Fadil Ramadhan Akbar 52x dibaca · 2 menit baca
Foto: Dok istimewa
Foto: Dok istimewa

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatatkan pendapatan bersih sebesar 82,1 juta dolar AS pada paruh pertama tahun 2026, mengalami pertumbuhan sebesar 22,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 66,9 juta dolar AS. Pertumbuhan yang signifikan ini didorong oleh ekspansi bisnis di sektor logistik serta pengembangan infrastruktur yang terus berlangsung.

Menurut informasi resmi dari manajemen CDIA yang dirilis di Jakarta pada Rabu (29/7/2026), segmen logistik menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan pendapatan, mencatatkan angka 27 juta dolar AS, yang meningkat 80,2 persen dibandingkan semester I 2025. Kenaikan ini didukung oleh pengembangan bisnis logistik baik di sektor maritim maupun darat.

Pendapatan Segmen Energi dan Laba Bersih

Sementara itu, pendapatan dari segmen energi juga mengalami peningkatan sebesar 5,4 persen, mencapai 51,8 juta dolar AS, menjadikannya sebagai kontributor terbesar bagi total pendapatan perusahaan. Di sisi lain, segmen kepelabuhanan dan penyimpanan menyumbang pendapatan sebesar 2,5 juta dolar AS, sedangkan segmen lainnya menyumbang 0,9 juta dolar AS. Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, CDIA juga mencatatkan EBITDA sebesar 31,6 juta dolar AS, meningkat 25,3 persen dibandingkan semester I 2025 yang sebesar 25,2 juta dolar AS. Marjin EBITDA pun meningkat menjadi 38,5 persen dari sebelumnya 37,7 persen.

Posisi Keuangan dan Rencana Investasi

Laba bersih setelah pajak tercatat sebesar 19,3 juta dolar AS dengan marjin laba bersih sebesar 23,5 persen. Hingga 30 Juni 2026, CDIA memiliki kas, setara kas, dan surat berharga yang mencapai 658,7 juta dolar AS, memberikan ruang bagi perusahaan untuk melanjutkan investasi pada proyek-proyek strategis. Total aset perusahaan meningkat 10,9 persen menjadi 1,93 miliar dolar AS, dengan total liabilitas tercatat sebesar 826,3 juta dolar AS dan ekuitas mencapai 1,11 miliar dolar AS.

Untuk mendukung rencana ekspansi, belanja modal (capital expenditure/capex) CDIA pada semester I 2026 mencapai 94,2 juta dolar AS, meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 85 juta dolar AS. Dalam sektor logistik, CDIA mengoperasikan kapal logistik kimia cair Novah dengan kapasitas 9.000 deadweight ton (DWT) yang melayani distribusi baik domestik maupun internasional. Perusahaan juga memperluas armada melalui pengoperasian kapal Boreas dengan kapasitas serupa untuk mendukung distribusi bahan kimia dan rantai pasok industri.

Selain memperkuat armada, CDIA mengalokasikan investasi sebesar 90 juta dolar AS untuk mengakuisisi 40 persen saham PT Armada Maritim Persada sebagai bagian dari strategi ekspansi ke bisnis logistik pertambangan dan pengelolaan pelabuhan. CDIA juga menginvestasikan 15,5 juta dolar AS untuk mengakuisisi 49 persen saham Petrosea Services Solutions Pte Ltd guna memperluas basis pelanggan, mendiversifikasi arus kargo, serta memperkuat potensi pertumbuhan jangka panjang.