BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 05:46 WIB
Home / Olahraga / Detail
Olahraga Sabtu, 13 Jun 2026 04:00 WIB

Davide Frattesi Menunggu Peluang dari Juventus Sebelum Pindah

13 Jun 2026, 04:00 WIB 11x dibaca 2 menit baca ligaolahraga.com ligaolahraga.com
S
Shinta Islamadina 11x dibaca · 2 menit baca
Davide Frattesi
Davide Frattesi

Dalam berita Liga Italia, gelandang Inter Milan, Davide Frattesi, menunjukkan kesediaan untuk menunggu demi kesempatan bergabung dengan Juventus. Keputusan ini diambil karena Frattesi ingin bermain di bawah arahan Luciano Spalletti.

Proses kepindahan Frattesi dari Inter Milan di musim panas ini tidak semudah memilih tawaran yang paling menarik. Menurut Alfredo Pedullà dari Sportitalia, ia memilih untuk menunggu tawaran dari Juventus. Alasan di balik pilihannya bukan hanya karena reputasi klub, tetapi juga karena sosok pelatihnya.

Hubungan Khusus dengan Spalletti

Frattesi menyadari bahwa dirinya merupakan 'pallino' atau pemain favorit bagi pelatih Juventus saat ini, Luciano Spalletti. Hubungan baik yang terjalin antara keduanya saat bekerja di tim nasional Italia membuat Frattesi sangat berharap akan adanya panggilan dari mantan pelatihnya tersebut.

Pemain berusia 24 tahun ini ingin mendapatkan lebih banyak waktu bermain setelah dua musim sebelumnya lebih sering berperan sebagai pemain cadangan di lini tengah Nerazzurri. Ia memiliki alasan yang kuat untuk memilih dengan cermat langkah selanjutnya dalam kariernya.

Peluang ke Juventus dan Implikasinya

Jika Spalletti benar-benar menginginkan Frattesi di Juventus, maka ia akan sangat serius mempertimbangkan tawaran itu dibandingkan dengan klub-klub lain. Kabar ini memberikan sinyal bahwa klub lain yang ingin merekrut Frattesi, termasuk Napoli, mungkin harus menunggu lebih lama.

Frattesi tampaknya akan bersabar dan mengamati apakah Juventus benar-benar akan bergerak untuk merekrutnya. Skenario kepindahannya ke Juventus tentunya akan menjadi cerita transfer yang menarik di Serie A, mengingat jarangnya terjadi perpindahan langsung pemain kunci dari Inter ke Juventus, terutama di era Beppe Marotta.