Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan proyek percontohan Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan (Gemilang) yang melibatkan 30 pelaku usaha. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) serta meningkatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor kelautan dan perikanan.
Para peserta terdiri dari 18 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang sedang naik kelas dan 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Mereka akan dilatih dalam pengelolaan usaha, literasi keuangan, dan mendapatkan dukungan untuk memperluas akses pembiayaan formal melalui lembaga perbankan.
Pentingnya Peningkatan SDM
Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Erwin Dwiyana, menyatakan, "Dengan SDM yang semakin kompeten, implementasi Program Kerja Prioritas Nasional dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat." Program Gemilang tahun ini dilaksanakan di lokasi pengembangan Budi Daya Tematik di enam provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kegiatan ini juga melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan sektor perbankan.
Menanggapi Tantangan Pembiayaan
Direktur Pemberdayaan Usaha, Ali Rahmat Iman Santoso, menambahkan, "Peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak karena pemanfaatan pembiayaan formal di sektor kelautan dan perikanan juga masih relatif rendah." Menurut data dari Sistem Informasi Kredit Program Kementerian Keuangan, realisasi penyaluran KUR di sektor ini hingga Triwulan I Tahun 2026 baru mencapai sekitar 1,5 persen dari total penyaluran KUR nasional. Hal ini menunjukkan adanya peluang yang masih terbuka bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pembiayaan.
Ali juga menyampaikan, "Program Gemilang dirancang agar pelaku usaha menjadi lebih bankable, memahami pengelolaan keuangan secara baik, dan memiliki kesiapan untuk memperoleh pembiayaan formal sebagai modal mengembangkan usahanya." Perwakilan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, penyuluh, dan perbankan akan mempercepat perluasan inklusi keuangan di sektor ini.
Grala Bagus Agdyawan, Dept Head Business Program Partnership & Community Development PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, berharap, "Program Gemilang dapat melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang memiliki tata kelola usaha yang baik, memahami pengelolaan keuangan, dan siap mengembangkan usahanya melalui akses pembiayaan formal." Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa vokasi untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam mendampingi masyarakat, dengan KKP melibatkan mahasiswa Politeknik Ahli Usaha Perikanan sebagai pendamping peserta di lapangan.