AS Roma mengalami kekecewaan setelah gagal merekrut Mason Greenwood, yang kini telah resmi bergabung dengan klub Turki, Fenerbahce. Kesepakatan antara Fenerbahce dan Olympique Marseille tercapai dengan nilai transfer sebesar €40 juta, ditambah dengan bonus tertentu. Manchester United, selaku klub asal Greenwood, akan menerima 40 persen dari keuntungan penjualan tersebut.
Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Greenwood adalah target utama untuk memperkuat lini serang mereka, terutama setelah klub memastikan tempat di Liga Champions. Namun, meskipun Roma menawarkan nilai transfer yang lebih tinggi, Greenwood memilih untuk menerima tawaran gaji yang lebih menggiurkan dari Fenerbahce, yang mencapai €10 juta per tahun.
Kesepakatan Transfer dan Implikasinya
Menurut laporan dari RMC Sport di Prancis, negosiasi antara Fenerbahce dan Marseille berlangsung intensif dan berhasil mencapai kesepakatan. Greenwood kini akan menandatangani kontrak selama empat tahun dengan Fenerbahce. Dalam transaksi ini, Manchester United akan mendapatkan 40 persen dari keuntungan penjualan awal senilai €26 juta pada musim panas 2024, yang berarti Marseille akan meraih sekitar €35,6 juta, sementara Manchester United akan menerima sekitar €6,4 juta.
Reaksi Pendukung dan Kontroversi
Meskipun Gasperini sangat menginginkan Greenwood, beberapa pendukung Roma sempat mengajukan petisi agar klub tidak merekrut pemain yang memiliki sejarah kontroversial dan masalah kekerasan. Greenwood sebelumnya menunjukkan performa yang mengesankan di Prancis dengan mencetak 26 gol dan memberikan 11 assist pada musim lalu. Namun, sikapnya yang dianggap kurang baik membuat para direktur dan staf Marseille menyambut positif kepergiannya.