BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 11:56 WIB
Home / Olahraga / Detail
Olahraga Minggu, 05 Jul 2026 08:46 WIB

Herve Renard Mundur sebagai Pelatih Timnas Tunisia Usai Piala Dunia 2026

05 Jul 2026, 08:46 WIB 94x dibaca 2 menit baca ligaolahraga.com ligaolahraga.com
R
Reyhan Arifin 94x dibaca · 2 menit baca
Herve Renard / via Gettyimages
Herve Renard / via Gettyimages

Herve Renard telah mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan jabatannya sebagai pelatih tim nasional Tunisia setelah tim tersebut gagal melanjutkan ke babak selanjutnya dalam Piala Dunia 2026. Tim dari Afrika Utara ini terpaksa pulang lebih awal setelah mengalami perjalanan yang penuh tantangan di turnamen tersebut.

Renard menyatakan bahwa mewakili Tunisia adalah "suatu kehormatan" dan pengalaman ini akan selalu diingatnya. Dalam sebuah unggahan di Instagram, ia menulis, "Petualangan ini berakhir di sini," sambil menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Federasi Sepak Bola Tunisia atas kesempatan yang diberikan untuk melatih tim di ajang bergengsi ini.

Kekalahan Beruntun dan Rekor Buruk

Perubahan pelatih di tengah turnamen ternyata tidak mampu membawa perubahan signifikan, karena Renard tidak berhasil memperbaiki performa tim yang ditinggalkan oleh pendahulunya, Sabri Lamouchi. Kekalahan 3-1 dari Belanda dalam pertandingan terakhir grup memastikan Tunisia tersingkir tanpa meraih satu pun kemenangan.

Tim ini datang ke Piala Dunia dengan optimisme tinggi setelah menyelesaikan babak kualifikasi tanpa kebobolan. Namun, harapan tersebut segera pupus, dan kini muncul pertanyaan mengenai masa depan tim nasional. Tunisia mencatatkan rekor buruk dengan kebobolan 12 gol di fase grup, sebuah catatan yang tidak diinginkan dalam sejarah Piala Dunia. Rekor sebelumnya dipegang oleh Kosta Rika, yang kebobolan 11 gol di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Perjalanan yang Mengecewakan

Dalam pertandingan pembuka, Tunisia mengalami kekalahan telak 5-1 dari Swedia, yang mengungkapkan kelemahan besar dalam lini pertahanan mereka, sehingga menyebabkan pemecatan Lamouchi setelah hanya satu pertandingan. Penunjukan Renard tidak mampu menghentikan laju buruk ini, dengan tim mengalami kekalahan 4-0 dari Jepang pada pertandingan kedua mereka.

Renard mengungkapkan rasa "malu" setelah kekalahan dari Jepang, dan kini para pemimpin sepak bola Tunisia dihadapkan pada tantangan besar untuk membangun kembali tim menjelang kualifikasi Piala Afrika (AFCON) yang dimulai pada bulan September. Tunisia akan berada di Grup H dalam kualifikasi tersebut, bersaing dengan Uganda, Libya, dan Botswana.