Indonesia meningkatkan kerja sama ekonomi bilateral dan kelembagaan dengan negara-negara di Eurasia, termasuk Kazakhstan, Rusia, dan Belarus. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, melakukan kunjungan kerja ke ketiga negara tersebut dari tanggal 10 hingga 16 Mei 2026. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat hubungan dengan mitra strategis Indonesia di kawasan Eurasia.
Kunjungan ini berlangsung pada waktu yang tepat, setelah ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union (EAEU) pada 21 Desember 2025. Kesepakatan ini diharapkan akan menjadi dasar penting untuk memperluas akses pasar, meningkatkan perdagangan, memperkuat konektivitas logistik, serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan negara-negara anggota EAEU.
Agenda Pertemuan Penting
Selama kunjungan, Menko Airlangga dijadwalkan untuk menghadiri beberapa pertemuan penting dengan para pemimpin pemerintahan. Salah satu agenda utama adalah pertemuan dengan Perdana Menteri Kazakhstan di Astana dan Perdana Menteri Belarus di Minsk. Selain itu, ia juga akan memimpin Delegasi RI dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-2 RI–Kazakhstan, SKB ke-14 RI–Rusia, dan SKB ke-8 RI–Belarus.
Ketiga forum ini akan berfungsi sebagai mekanisme penting untuk mendorong tindak lanjut kerja sama ekonomi bilateral secara lebih konkret dan saling menguntungkan. Forum SKB ke-2 RI–Kazakhstan akan menjadi momentum untuk mengaktifkan kembali kerja sama bilateral yang sempat terhenti. Dalam forum tersebut, kedua negara akan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor prioritas, termasuk perdagangan, investasi, konektivitas, energi, ketahanan pangan, transformasi digital, mineral kritis, pariwisata, dan peningkatan hubungan antarmasyarakat.
Komitmen untuk Diversifikasi Ekonomi
Setelah agenda di Kazakhstan, Menko Airlangga akan melanjutkan kunjungan ke Kazan, Rusia, pada 12 hingga 13 Mei 2026 untuk SKB ke-14 RI–Rusia. Kunjungan ini akan berlanjut ke Minsk, Belarus, pada 14 hingga 16 Mei 2026, untuk memimpin Pertemuan SKB ke-8 RI–Belarus. Rangkaian pertemuan ini menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk memperkuat diversifikasi mitra ekonomi dan memperluas akses pasar bagi produk unggulan nasional.
“Penyelenggaraan forum SKB dengan Kazakhstan, Rusia, dan Belarus diharapkan dapat memastikan agar kerja sama yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti secara konkret, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha serta masyarakat di kedua kawasan,” ujar Menko Airlangga. Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk memperkuat kemitraan ekonomi dengan kawasan Eurasia sebagai tujuan ekspor komoditi unggulan Indonesia.
Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa kunjungan ini akan menghasilkan berbagai kesepakatan dan langkah-langkah tindak lanjut yang produktif dalam memperkuat kerja sama ekonomi bilateral dan regional dengan negara-negara Eurasia. Menko Airlangga didampingi oleh Sesmenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, dalam pertemuan dan SKB di ketiga negara tersebut.