BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 11:53 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Rabu, 29 Jul 2026 07:44 WIB

Industri Furnitur Beralih Fokus ke Segmen Restoran dan Kafe

29 Jul 2026, 07:44 WIB 49x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
D
Doni Setiawan 49x dibaca · 2 menit baca
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Foto: Republika/Agung Supriyanto

JAKARTA – Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, industri furnitur berupaya mengembangkan strategi baru untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis. Para pelaku industri kini mulai mengincar segmen komersial dengan menyediakan material yang lebih tahan lama guna memenuhi kebutuhan furnitur restoran, kafe, dan ruang usaha lainnya.

Strategi PT Starlead Technology Indonesia

PT Starlead Technology Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan strategi ini dengan menargetkan pasar furnitur komersial. Mereka menggunakan material sintered stone dalam produk furnitur rumah dan furnitur untuk restoran serta kafe. Chief Marketing Officer PT Starlead Technology Indonesia, Silvia He, menjelaskan bahwa segmen komersial dipilih karena furnitur yang dibutuhkan di sektor ini harus memiliki daya tahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan furnitur untuk rumah tangga. Menurutnya, kebutuhan ini membuka peluang pertumbuhan di tengah persaingan yang semakin ketat dalam industri furnitur.

“Investasi kami di material sintered stone ini bukan cuma soal produk, tapi strategi jangka panjang. Kami sengaja masuk ke segmen komersial seperti resto dan kafe karena di situ tuntutan daya tahan materialnya jauh lebih tinggi dibanding rumah tangga biasa,” ungkap Silvia.

Keunggulan Material Sintered Stone

Material sintered stone dikenal memiliki ketahanan terhadap panas, goresan, benturan, dan kelembapan. Proses produksinya melibatkan pemadatan mineral pada suhu tinggi, sehingga menghasilkan permukaan yang padat dan mirip dengan batu alam. Selain fokus pada pengembangan produk, Starlead juga berencana untuk memperluas jaringan ritel dengan membuka gerai di berbagai wilayah Jabodetabek, termasuk Cikarang, Bekasi, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Tangerang.

Ekspansi ini juga didukung oleh penjualan melalui platform e-commerce sebagai bagian dari strategi omnichannel untuk menjangkau pasar di segmen residensial dan komersial. Para pelaku industri mencatat bahwa permintaan furnitur untuk restoran, kafe, dan ruang komersial lainnya terus meningkat seiring dengan bertambahnya aktivitas bisnis. Hal ini mendorong produsen untuk bersaing tidak hanya dalam hal harga dan desain, tetapi juga dalam pengembangan material yang memiliki umur pakai lebih panjang dan biaya perawatan yang lebih rendah.