BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:09 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Kamis, 13 Agt 2026 18:34 WIB

Kandang Ayam di Blitar Terbakar, Pemilik Mengalami Kerugian Hingga Rp 1 Miliar

13 Agt 2026, 18:34 WIB 28x dibaca 2 menit baca surabaya.kompas.com surabaya.kompas.com
K
Komang Yoga 28x dibaca · 2 menit baca
Api berkobar di alam kandang ayam pedaging di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Kamis (13/8/2026) pagi.(Dok. Unit Damkar Kabupaten Blitar)
Api berkobar di alam kandang ayam pedaging di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Kamis (13/8/2026) pagi.(Dok. Unit Damkar Kabupaten Blitar)

Di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, sebuah kandang ayam yang menampung 21.000 ekor ayam pedaging terbakar pada pagi hari Kamis, 13 Agustus 2026. Kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 1 miliar, seperti yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pemadaman pada Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo.

Tedy menjelaskan bahwa kebakaran tidak hanya menghanguskan ayam-ayam tersebut, tetapi juga merusak bangunan kandang dan peralatan penting lainnya. Kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga kandang, Tukiman, yang melihat asap mengepul dari atap kandang sekitar pukul 04.00 WIB. Ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kandang, Imam Mutarom, yang tinggal tidak jauh dari lokasi.

Upaya Pemadaman Kebakaran

Setelah mendapatkan laporan dari perangkat desa, satu regu petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Blitar segera menuju lokasi. Namun, ketika mereka tiba, api telah melahap sebagian besar bangunan kandang dan isinya. Tedy menyatakan, "Sampai di lokasi, petugas berupaya memotong kobaran api agar tidak merembet lahan dan rumah warga yang ada di sekitarnya." Pemadaman kemudian dilakukan di area kandang hingga tidak ada titik api yang tersisa.

Penyebab dan Kerugian Tambahan

Tedy mengungkapkan bahwa kandang tersebut terbakar dengan cepat karena konstruksinya terbuat dari bambu dan kayu kelapa, serta atap yang terbuat dari asbes. Akibatnya, seluruh ayam pedaging yang ada di dalamnya hangus terbakar. Selain itu, sejumlah peralatan berharga juga ikut terbakar, termasuk dua panel listrik sepanjang 23 meter, dua mesin diesel, tiga mesin pompa air, dua tandon air, dan 150 karung pakan ayam. "Api yang mengakibatkan kebakaran diduga berasal dari alat pemanas kandang yang menggunakan bahan bakar arang," tutup Tedy.