Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melaporkan bahwa dalam rentang waktu 3 hingga 7 Agustus 2026, terjadi kebakaran yang menghanguskan sekitar 16,6 hektar lahan. Kebakaran ini terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Menggala, Menggala Selatan, Menggala Timur, dan Banjar Margo. Banyak lokasi kebakaran yang berdekatan dengan permukiman, sekolah, serta perkebunan, bahkan beberapa di antaranya berada di bawah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) milik PLN.
Kepala Dinas Damkarmat Tulang Bawang, Muhammad Umar, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kebakaran tersebut. “Rata-rata kebakaran lahan berada di lokasi yang berdekatan dengan permukiman, sekolah, maupun jaringan listrik. Kami langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat atau PLN,” ungkap Umar pada Sabtu (8/8/2026).
Kebakaran Berulang di Lokasi yang Sama
Salah satu lokasi yang sering mengalami kebakaran adalah Jalan Lintas Asia, Bawang Latak, Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala. Kebakaran di bawah jaringan SUTET PLN tercatat terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 3 hektar. Kebakaran kembali terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, dan pada Jumat (7/8/2026), kebakaran dilaporkan terjadi lagi di lokasi yang sama pada pukul 14.00 WIB dan 18.00 WIB.
Umar menekankan bahwa kebakaran di bawah jaringan SUTET menjadi perhatian serius karena dapat mengganggu pasokan listrik di Lampung dan sekitarnya. “Untuk kebakaran di bawah SUTET, pihak PLN segera menghubungi petugas Damkar untuk membantu mengatasi kebakaran,” tambahnya.
Upaya Penanganan dan Peringatan untuk Masyarakat
Pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, kebakaran juga terjadi di lahan milik Sudirman di Kampung Baru, Lingkungan Ujung Gunung, yang berdekatan dengan permukiman. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1 hektar. Sehari sebelumnya, pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB, kebakaran juga terjadi di Jalan 5, Lingkungan Lingai, Kelurahan Menggala Tengah, yang dekat dengan sekolah, dengan luas lahan terbakar sekitar 1 hektar.
Di lokasi lain, kebakaran terjadi di Jalan Mega, Lingkungan Ujung Gunung, pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 1,5 hektar. Selain itu, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, lahan di Lingkungan Bujung Tenuk, Kelurahan Menggala Selatan, terbakar seluas 1 hektar.
Umar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat cuaca kering. Ia meminta agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar. “Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati apabila membakar sampah dan jangan membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran, terutama saat musim kemarau,” tutup Umar.