BREAKING Minggu, 21 Jun 2026 17:31 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Minggu, 21 Jun 2026 16:13 WIB

Kebakaran Pabrik Mainan di Medan Masih Terus Berlanjut Setelah 19 Jam

21 Jun 2026, 16:13 WIB 3x dibaca 2 menit baca medan.kompas.com medan.kompas.com
A
Almira Rara Susanti 3x dibaca · 2 menit baca
Kebakaran Pabrik Mainan di Medan Masih Terus Berlanjut Setelah 19 Jam
medan.kompas.com

MEDAN - Kebakaran yang terjadi di pabrik mainan yang terletak di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Sumatera Utara, hingga Minggu (21/6/2026) pukul 15.30 WIB, masih belum dapat dipadamkan. Kebakaran ini dimulai pada Sabtu, 20 Juni 2026, sekitar pukul 20.30 WIB, dan petugas pemadam kebakaran telah berjuang selama 19 jam untuk mengatasi api yang berkobar.

Kesulitan dalam Pemadaman

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, menyatakan bahwa timnya menghadapi tantangan besar karena tidak adanya sistem pemadam kebakaran yang memadai serta tandon air di lokasi pabrik. "Karena enggak ada persediaan air membuat kita kesulitan, sehingga mengambil air dari Sungai Deli melalui pompa isap kita," ungkap Wandro saat memantau proses pemadaman api pada hari Minggu.

Di lokasi kejadian, meskipun sebagian api telah berhasil dijinakkan, masih terdapat titik-titik api lain yang terus berusaha dipadamkan oleh petugas. "Sebagian api sudah berhasil dipadamkan, namun banyak bahan yang mudah terbakar di dalam pabrik tersebut menyimpan api," tambah Wandro.

Penyebab Kebakaran dan Tindakan Lanjutan

Wandro menjelaskan bahwa pabrik tersebut menyimpan banyak bahan mudah terbakar, yang menyebabkan api dapat muncul kembali setelah dipadamkan. "Api masih aktif di bangunan lantai dua, karena ada pengolahan biji plastik untuk mainan," jelasnya. Ia juga mengungkapkan bahwa informasi awal mengenai penyebab kebakaran berasal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya kebakaran trafo di dalam pabrik.

Wandro menegaskan bahwa pihaknya bersama Kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut. "Kita akan pastikan lebih lanjut," tegasnya. Hingga pukul 16.00 WIB, belasan unit armada pemadam kebakaran telah dikerahkan dari markas pusat serta seluruh unit pelaksana teknis (UPT) di Kota Medan. "Lebih kurang 12 unit dikerahkan," tambah Wandro, yang juga menyebutkan bahwa mereka menerima bantuan dua unit dari Damkar Deli Serdang dan Damkar Binjai.