BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:11 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Sabtu, 01 Agt 2026 23:16 WIB

Kecelakaan Tragis di Ponorogo: Pasutri Tertabrak Minibus Saat Mendorong Gerobak Sampah

01 Agt 2026, 23:16 WIB 58x dibaca 2 menit baca surabaya.kompas.com surabaya.kompas.com
B
Bagas Prakoso 58x dibaca · 2 menit baca
Kecelakaan Tragis di Ponorogo: Pasutri Tertabrak Minibus Saat Mendorong Gerobak Sampah
surabaya.kompas.com

PONOROGO, KOMPAS.com – Sebuah insiden kecelakaan yang melibatkan sepasang suami istri terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Toko Hens Pancing, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pasutri tersebut, yang sedang mendorong gerobak sampah, ditabrak oleh sebuah minibus Datsun dengan nomor polisi A 1702 ZH yang dikemudikan oleh AS, seorang warga dari Kecamatan Sukorejo.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Kholik, menginformasikan bahwa istri dari pasutri tersebut meninggal dunia di lokasi kecelakaan, sementara suaminya mengalami luka-luka. "Korban meninggal dunia berinisial BR (68), warga Kelurahan Kepatihan. Sementara suaminya, WY, mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Harjono Ponorogo," ungkap Abdul melalui pesan singkat pada Sabtu (1/8/2026).

Detail Kejadian Kecelakaan

Abdul Kholik menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), BR dan WY baru saja membuang sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS) yang terletak dekat dengan bank BCA. Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan pulang dengan mendorong gerobak sampah dari arah timur menuju barat. "Diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga menabrak dua pejalan kaki yang sedang mendorong gerobak sampah," kata Abdul Kholik.

Setelah menabrak kedua korban, minibus Datsun tersebut kehilangan kendali dan meluncur ke kiri hingga menabrak sebuah kendaraan Isuzu Panther bernomor polisi AE-1432-TH yang sedang terparkir di sisi selatan jalan. "Mobil Datsun oleng ke kiri lalu menabrak kendaraan Isuzu Panther yang sedang parkir," jelas Abdul Kholik.

Akibat Kecelakaan

Benturan yang keras menyebabkan BR mengalami luka robek di bagian dahi dan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, WY mengalami luka pada bahu kanan dan lecet di kaki kanan, namun dalam keadaan sadar. "Satu meninggal dunia, satu masih dirawat," pungkas Abdul Kholik.

Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, dan pihak berwenang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.