Adriano Galliani, sahabat dan tangan kanan Silvio Berlusconi, mengenang kepergian mantan presiden AC Milan tersebut yang telah berlalu selama tiga tahun pada 12 Juni 2023. Dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Galliani menyampaikan pesan yang penuh perasaan: "Selalu di hatiku." Ungkapan sederhana ini mencerminkan kerinduan yang mendalam terhadap sosok yang telah menjadi rekan kerja sekaligus sahabatnya selama lebih dari tiga puluh tahun dalam memimpin klub Il Diavolo.
Membangun Era Keemasan AC Milan
Bersama-sama, Galliani dan Berlusconi telah menciptakan era keemasan bagi AC Milan yang hingga kini belum tertandingi. Berlusconi, yang juga merupakan mantan perdana menteri Italia, berhasil menyelamatkan klub dari kebangkrutan dan membawanya meraih kesuksesan di pentas dunia. Selama masa kepresidenannya, Rossoneri berhasil mengumpulkan 29 gelar juara, termasuk tiga trofi Liga Champions, menjadikannya presiden paling sukses dalam sejarah klub.
Kekacauan di AC Milan Saat Ini
Penghormatan yang diberikan Galliani terasa semakin mendalam di tengah kekacauan yang melanda AC Milan saat ini. Klub telah hampir tiga pekan tanpa pelatih kepala, direktur olahraga, CEO, maupun kepala scout. Banyak pendukung Rossoneri yang merindukan kepastian dan stabilitas yang pernah ada di era kepemimpinan Berlusconi dan Galliani. Terdapat spekulasi mengenai kemungkinan kembalinya Galliani ke Milan dalam peran tertentu, namun Gerry Cardinale segera membantah rumor tersebut, menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengembalikan ‘orang-orang lama’ ke klub.